Mengapa Ukuran Ban Depan dan Belakang Sepeda Motor Berbeda?

Kompas.com - 25/08/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi berkendara atau riding. Dok. ShutterstockIlustrasi berkendara atau riding.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi orang awam, ban motor depan dan belakang seperti memiliki bentuk dan ukuran yang sama, alias tidak ada bedanya. Bahkan tidak jarang yang berpikir kalau ban motor depan dan belakang ditukar tidak akan ada masalah yang timbul.

Pada kenyataannya, antara ban bagian depan dan belakang sepeda motor memiliki perbedaan motif dan ukuran. Perbedaan ini bukan tanpa alasan, sebab kedua ban tersebut memiliki fungsi yang berbeda.

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, ban depan dirancang untuk menjaga grip saat melakukan manuver dan mencengkeram aspal saat pengereman. Sedangkan ban belakang dirancang untuk menopang bobot motor dari penumpang serta mengoptimalkan traksi ke aspal saat berakselerasi.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Syarat Naik Bus Damri Tetap Sama

“Itu sebabnya ban depan memiliki ukuran lebih kecil dari ban belakang, karena fungsinya yang berbeda,” ucap Zulpata kepada Kompas.com, Selasa (24/8/2021).

Selain itu, alur tapak pada ban depan dan belakang juga dibuat berbeda. Motor yang biasanya memiliki model alur telapak yang berbeda antara ban depan dan belakang adalah model sport atau motor gede.

Ban motor khusus balap MiniGP buatan lokal Ban motor khusus balap MiniGP buatan lokal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk produsen ban IRC Dodiyanto mengatakan, alur telapak ban yang berbeda bertujuan untuk membantu pengereman pada motor.

“Ada beberapa motor gede yang pola telapak ban depannya terbalik arahnya. Hal ini untuk membantu pengereman, kalau untuk motor matik dan underbone enggak perlu pakai model yang terbalik,” kata dia.

Baca juga: Kenali Penyebab Oli Motor Jadi Gampang Boros

Namun alur terbalik pada telapak ban depan ini bukan sembarang membalikan pola untuk ban belakang. Dodiyanto mengatakan, ban harus didesain dari awal khusus sebagai ban depan dengan pola alur yang terbalik.

“Kontruksi dari bannya menyesuaikan, beberapa alur telapak ban memiliki perfoma yang kurang baik kalau hanya membalikkan polanya,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.