Kompas.com - 20/08/2021, 15:41 WIB
IIMS Hybrid 2021 Foto: DyandraIIMS Hybrid 2021
|

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun telah berdampak di segala sektor usaha. Selama pandemi kebanyakan orang menyisihkan uangnya untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.

Bahkan ada anggapan yang mengatakan bahwa orang lebih tertarik membeli emas ketimbang ambil kredit mobil baru saat pandemi. Tapi, benarkah hal tersebut?

Harry Latif, Direktur Portofolio Adira Finance, mengatakan, fenomena membeli emas saat pandemi memang menarik. Namun bukan berarti pengajuan kredit mobil tidak dilakukan orang-orang.

Baca juga: Suzuki Carry Dikejar Harimau, Ban Mobil Digigit Sampai Kempis

Istri Petani di Polman Gadai Perhiasan Emas Untuk Modal Turun SawahKOMPAS.COM/JUNAEDI Istri Petani di Polman Gadai Perhiasan Emas Untuk Modal Turun Sawah

“Memang emas itu sangat menarik buat mereka, terutama buat konsumen dari luar daerah perkotaan,” ujar Harry, dalam konferensi virtual (19/8/2021).

“Malah uang mereka tidak ditaruh di bank, tapi taruh di emas. Tapi kami melihat, sebenarnya mobil dan motor itu sudah memasuki satu kebutuhan yang berbeda di masyarakat,” kata dia.

Menurut Harry, investasi emas menjadi salah satu langkah yang diambil konsumen untuk menyimpan asetnya.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Nyala dan Matikan AC Mobil Ada Aturannya

Prescon Adira Virtual Expo 2021Dok. Adira Finance Prescon Adira Virtual Expo 2021

Akan tetapi kendaraan juga menjadi kebutuhan sendiri selama pandemi, terutama buat yang masih harus melakukan mobilitas.

“Kalau motor itu sekarang sudah bukan barang mewah, mungkin mobil masih dianggap. Kita lihat itu sebagai peluang, yang pasti mereka butuh transportasi dari rumah ke tempat bekerja. Itu yang membuat kita punya satu keyakinan bahwa kebutuhan itu lebih besar ke depannya,” katanya.

“Bisa dibilang emas dan mobil itu hal yang berbeda, jadi mobil dipakai untuk bekerja, kebutuhan sehari-hari. Sedangkan emas itu untuk tabungan dia,” ujar Harry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.