Cara Mengurangi Risiko Jadi Target Kejahatan buat Pengendara Motor

Kompas.com - 12/08/2021, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kriminalitas bisa terjai kapan saja dan di mana saja, termasuk saat berkendara.

Aksi jambret kerap menghiasi pemberitaan dan yang menjadi korban adalah pengendara motor yang tidak awas dengan barang bawaannya. Apalagi, saat malam hari dalam kondisi jalan yang sepi imbas PPKM level 2-4.

Rudy Novianto, Defensive Driving Trainer Sentul Driving Center mengungkapkan, potensi menjadi korban kriminal bisa terjadi jika pengendara tidak menyadari dirinya berlaku sembrono dengan barang bawaan. Tas selempang misalnya.

Baca juga: Ini yang Bikin Kaca Mobil Cepat Berjamur

“Tas terlihat ringkih, bergelayutan dan mudah bagi pelaku kriminal beraksi dengan menariknya lalu kabur. Itu sebenarnya dimulai dari perilaku pengendara sendiri, memberi kesempatan pada pelaku kejahatan,” ucap Rudi beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Untuk meminimalisir menjadi korban kejahatan, Rudy menyarankan untuk memanfaatkan bagasi sepeda motor.

Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)Otomania/Setyo Adi Pemudik motor mulai padati jalur Kalimalang menuju Bekasi, Kamis (22/6/2017)

Saat ini bagasi sepeda motor di bawah jok berukuran besar, ini dapat digunakan menyimpan tas atau barang bawaan yang kemungkinan berpotensi mengundang pelaku kriminal.

Alternatif lainnya bila bagasi tidak mencukupi adalah memasukkan tas ke dalam jaket. Ini bisa digunakan untuk tes selempang berukuran kecil. Selain menyembunyikan tas juga meminimalisir gerak tas agar tidak bergeser.

Baca juga: Supaya Tidak Celaka, Ini Prosedur Aman Ganti Ban Mobil di Jalan Tol

Tas yang berukuran kecil, bila memungkinkan bisa dilipat dan disimpan di dalam jaket sehingga rapat dengan badan. Jenis tas kecil yang dikaitkan di badan motor perlu diperhatikan juga karena tidak terlindungi dan terpampang jelas sehingga berisiko diambil orang.

“Jangan lupa tas ditempatkan di posisi depan. Jangan di belakang atau samping untuk mengurangi risiko jambret,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.