Penerapan Penggolongan SIM C di Solo Masih Menunggu Jukrah

Kompas.com - 03/08/2021, 06:48 WIB
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). polri.go.idIlustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM).

SOLO, KOMPAS.COM - Setiap pengendara wajib memiliki dan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikendarai.

Untuk pengendara sepeda motor, SIM C menjadi syarat wajib yang harus dimiliki. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengeluarkan Perpol Nomor 5 tahun 2021 yang didalamnya terdapat pasal yang mengatur penggolongan SIM C.

Baca juga: Honda Super Cub C125 Terbaru Meluncur di Indonesia, Cek Harganya

Penggolongan tersebut tertulis dalam pasal 3 ayat 2 Perpol nomor 5 tahun 2021. Dalam keterangan dijelaskan bahwa akan ada tiga golongan SIM C, yakni SIM C, C1, dan C2.

Rencananya, penerapan penggolongan SIM C akan dilaksanakan mulai Agustus 2021 dan akan diterapkan secara nasional. Dengan adanya penggolongan SIM C, maka setiap pengendara sepeda motor harus menyesuaikan SIM dengan kendaraan yang dikendarainya.

Cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM  polri.go.id Cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menanggapi tentang penggolongan SIM C di Solo, Jawa Tengah, Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra mengatakan masih menunggu petunjuk dan arahan dari Kepala Korlantas untuk pelaksanaanya.

Baca juga: Pengguna Motor yang Ingin Naik Kelas ke SIM CI dan CII Harus Tes Ulang

"Untuk Penggolongan SIM, kita lagi menunggu jukrah dulu," kata Adhytia saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (2/8/2021).

Penggolongan SIM C dilakukan berdasarkan kapasitas isi silinder kendaraannya. Menurut Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM pasal 3 ayat 2 berikut penggolongan SIM C sesuai kapasitas motor:

SIM C, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc. Sayarat pengajuannya harus berusia minimal 17 tahun.

Salah seorang pemohon SIM tengah belajar, sebelum mengikuti ujian praktek SIM di Satlantas Polres Gresik.KOMPAS.com / Hamzah Salah seorang pemohon SIM tengah belajar, sebelum mengikuti ujian praktek SIM di Satlantas Polres Gresik.

SIM C1, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Untuk mengajukan SIM C1, pengemudi wajib telah memiliki SIM C selama 12 bulan sejak diterbitkan dan pengajuan minimal usia 18 tahun.

Baca juga: Toyota GR70, Begini Jadinya jika Corolla DX Diproduksi Lagi

SIM C2, berlaku untuk mengemudikan Ranmor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau Ranmor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Untuk mengajukan SIM C2, pengemudi wajib telah memiliki SIM C1 selama 12 bulan sejak diterbitkan dan memiliki usia minimal 19 tahun.

Dengan adanya penggolongan SIM C, maka pengguna sepeda motor listrik dan motor gede disarankan untuk melakukan peningkatan golongan sesuai dengan kapasitas motor yang dikendarai.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.