Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Efek Pandemi, Penyelenggara MotoGP Rugi 94 Juta Euro di Musim Lalu

Kompas.com - 01/08/2021, 09:21 WIB
Gilang Satria,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - MotoGP 2020 akan dikenang sebagai musim paling sulit. Jumlah balapan hanya 14 seri karena sejumlah negara tidak bisa menggelar hajat efek pandemi Covid-19.

Tahun lalu, penyelenggara MotoGP, Dorna Sports dikabarkan rugi 94 juta euro. Selama 2020 Dorna "hanya" menghasilkan omzet 209 juta euro, turun 30 persen dari penyelengaraan tahun 2019.

Baca juga: Lelang 4 Unit Honda Accord, Harga Awal Mulai Rp 110 Jutaan

Mengutip Tuttomoriweb.it, dari total omzet tersebut pendapat paling besar berasal dari hal siar TV sebesar 137 juta euro. Meski demikian hasil itu sebetulnya turun 35 persen dari 2019.

Penjualan iklan juga turun 14 persen dengan omzet 42 juta. Adapun layanan televisi yang ditawarkan oleh Dorna sendiri sebesar turun 15 persen sebesar 28 juta euro.

Di sisi lain, saat pendapatan turun pengeluaran makin besar. Sebab Dorna memberikan mendukung finansial buat tim-tim Moto2 dan Moto3 selama bulan-bulan pertama pandemi.

Terhitung Dorna memberikan bantuan selama tiga bulan yaitu April, Mei dan Juni sebesar 25.000 euro per bulan, atau total 1,5 juta euro per bulan untuk dua kelas tersebut.

Baca juga: Lelang 4 Unit Honda Accord, Harga Awal Mulai Rp 110 Jutaan

Adapun untuk MotoGP, tim satelit menerima cek sebesar 250.000 euro per bulan pada kuartal pertama tanpa balapan, untuk menutupi biaya staf, penerbangan yang batal dan para sponsor.

Totalnya Dorna diperkirakan telah memberikan enam juta euro antara bulan April dan Juni untuk tim Moto3, Moto2 dan MotoGP guna memastikan paddock tidak setop beroperasi.

Untuk musim 2021 Dorna diprediksi tetap akan merugi meski tidak sebesar musim 2020. Artinya tetap lebih baik dari musim lalu tapi belum kembali seperti sebelum pandemi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau