Banyak Sopir Truk Sengaja Tabrak Orang yang Tiba-tiba Mencegat

Kompas.com - 30/07/2021, 18:41 WIB
Aksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari. Dok IstimewaAksi nekat remaja Bogor yang menghentikan truk tronton yang sedang melintas di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/4/2021) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian truk yang dicegat anak remaja ketika berjalan memang sering terjadi belakangan ini. Mereka merekam aksinya yang kemudian diunggah ke media sosial sebagai salah satu challenge.

Namun tentu saja, kadang sopir truk sulit untuk menghindar, sehingga ada saja kejadian orang yang tertabrak.

Hal ini dikarenakan truk tidak bisa mengerem mendadak seperti mobil kecil, jadi butuh jarak yang cukup jauh agar bisa berhenti.

Melihat maraknya kejadian anak remaja yang mencegat truk di tengah jalan, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY Bambang Widjanarko menjelaskan, ada dua macam sopir truk ketika menemui orang yang mencegat di tengah jalan.

Baca juga: Ini 10 Mobil Bekas Rp 70 Jutaan, Ada Lancer sampai Accord

Seorang anak, MH (14) tewas karena terlindas truk di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/3/2021) dini hari. MH terlindas karena berusaha memberhentikan truk dengan maksud untuk menumpang.tangkapan gambar instagram @kabartangsel Seorang anak, MH (14) tewas karena terlindas truk di Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (25/3/2021) dini hari. MH terlindas karena berusaha memberhentikan truk dengan maksud untuk menumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pertama, sopir yang tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak. Hal ini dikarenakan jarak yang terlalu pendek dan kemunculan obyeknya yang tiba-tiba,” ucap Bambang kepada Kompas.com, Kamis (29/7/2021).

Kedua, ada sopir truk yang memilih untuk menabrak orang yang mecegat ketika melewati jalan yang sepi. Sedangkan kalau di daerah yang ramai seperti di perkotaan, Bambang mengatakan kalau sopir dicegat, tetap berusaha untuk berhenti.

Baca juga: Sinar Jaya Rombak Bus Lama Jadi Legacy SR2 Single Glass S Series

“Kalau di daerah sepi seperti Lintas Sumatera, ada yang mencegat lebih baik tabrak aja kalau tidak berseragam polisi. Banyak sopir yang berpikiran, daripada dibegal, lebih baik ditabrak yang mencegat tadi,” kata Bambang.

Jadi untuk orang yang berniat menghentikan truk di daerah sepi, jangan harap mereka akan berhenti. Mengingat para sopir harus membawa barang dengan aman sampai tujuan, sehingga menghindari risiko adanya aksi kriminal di jalan raya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.