PPKM Level 4, Lalin Tol Menuju Jakarta Meningkat 30 Persen

Kompas.com - 30/07/2021, 07:02 WIB
Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan mobilitas masyarakat di DKI Jakarta mengalami peningkatan sejak diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, peningkatan mobilitas tersebut terjadi karena sebagian sektor non-esensial dan non-kritikal dibuka kembali di masa PPKM level 4 ini.

“Tiga hari terakhir ini terjadi peningkatan mobilitas oleh masyarakat. Mungkin hal ini memang (karena) di PPKM level 4 yang terakhir ini kan ada ketentuan bahwa bengkel, barber shop, laundry itu sudah mulai buka. Pekerja-pekerjanya berarti sudah melaksanakan mobilitas,” ucap Sambodo, Kamis (28/7/2021).

Baca juga: Cara Menghilangkan Bunyi Dengung pada Gardan Mobil

Selain di jalan arteri, peningkatan mobilitas masyarakat terpantau terjadi di tiga gerbang utama menuju Jakarta. Volume lalu lintas di tiga gerbang tol ke Jakarta tercatat mengalami peningkatan hingga 30 persen selama 3 hari terakhir ini.

“Kalau dihitung dari volume arus lalu lintas dari tiga gerbang tol utama yang menuju Jakarta, yaitu Ciliitan, Tomang dan Halim bahkan terjadi peningkatan sampai dengan 30 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anggota Polisi mengacungkan jempol pada pengendara mobil yang menunjukkan surat undangan vaksin COVID-19 di Gelora Bung Karno, Senayan saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Anggota Polisi mengacungkan jempol pada pengendara mobil yang menunjukkan surat undangan vaksin COVID-19 di Gelora Bung Karno, Senayan saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan, selama PPKM level 4 ini berlaku, pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di titik-titik penyekatan masih diberlakukan. Namun sudah tidak ada lagi antrean di titik penyekatan.

“Masih kita berlakukan. Petugasnya sama, yang melintasnya sama, setiap hari ketemu jadi kan dia pasti hapal orang punya STRP atau enggak. Sehingga terlihat seperti longgar padahal memang dari jauh dia sudah punya STRP sudah menunjukkan dan sudah ketemu,” kata dia.

Baca juga: Dispensasi buat Masa Berlaku SIM yang Habis Selama PPKM Level 4

Kemudian Sambodo melanjutkan, untuk ojek online yang hendak melintas saat ini juga sudah tidak diperiksa lagi, hanya cukup dengan mengidentifikasi saja.

“Sehingga memang di beberapa titik penyekatan sudah tidak lagi terjadi antrean walaupun volumenya tetap ada,” ucapnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.