Mobil dan Motor Klasik Bisa Digadaikan

Kompas.com - 29/07/2021, 10:02 WIB
Puluhan mobil klasik ramaikan Kustomfest 2019 Kompas.com/DonnyPuluhan mobil klasik ramaikan Kustomfest 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat situasi mendesak, kendaraan bermotor merupakan salah satu barang yang bisa digadaikan. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Disebutkan Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Pegadaian (Persero) Basuki Tri Andayani, maksimal kendaraan yang bisa dijadikan jaminan yakni berusia 15 tahun.

Baca juga: Sering Disepelekan, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Tranmsisi Cepat Rusak

"Syaratnya kendaraan maksimal tahun produksi 15 tahun terakhir, pajak hidup dan kondisi kendaraan minimal 70 persen baik," kata Basuki kepada Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Motor Vespa klasik dipamerkan saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (29/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Motor Vespa klasik dipamerkan saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (29/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Umumnya nilai taksir kendaraan dipengaruhi tahun pembuatan dan kondisi fisik. Tahun produksi makin muda dan kondisi fisik mulus memiliki nilai taksiran yang lebih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi kendaraan tahun tua alias klasik juga bisa digadai. Sebab harga mobil atau motor klasik bisa bernilai sangat tinggi. Namun, keputusannya terletak pada penaksir Pegadaian.

Basuki mengatakan, dasar yang dipakai penaksir cukup beragam, salah satunya yaitu harga pasaran mobil atau motor klasik yang akan dijadikan jaminan.

Baca juga: Promo Potongan Karoseri Murah untuk Pembelian Isuzu Elf

Toyota Avanza IIMS Hybrid 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Toyota Avanza IIMS Hybrid 2021

"Bisa, penaksir diberikan keleluasaan untuk memutuskan barang jaminan dengan mempertimbangkan harga pasar setempat, minat masyarakat, dan risiko yang kemungkinan muncul pasca pinjaman diberikan," katanya.

Basuki mengatakan saat ini tidak semua outlet Pegadaian menerima kendaraan bermotor. Adapun dan pinjaman tunai yang bisa dibawa pulang maksimal 75 persen dari taksiran harga.

"Maksimal pinjaman kurang-lebih 75 persen dari taksiran harga yang ditetapkan penaksir. Parameternya kondisi kendaraan, tahun produksi, minat masyarakat, dan mitigasi risiko berdasarkan ketentuan perusahaan," katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.