Industri Otomotif Mulai Bergairah, Relaksasi PPnBM Tepat Sasaran

Kompas.com - 15/07/2021, 18:31 WIB
Pekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan industri otomotif nasional masih menjadi salah satu subsektor dari manufaktur yang memberikan kontribusi penting.

Pasalnya, selama periode Januari-April 2021 ekspor produk otomotif untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih mencapai Rp 29,88 triliun dengan sekitar Rp 18,63 triliun di antaranya ekspor utuh (CBU) ke lebih dari 80 negara.

“Kinerja produksi kendaraan bermotor R4 atau lebih periode Januari sampai dengan Mei 2021 tercatat sebesar 413.000 unit, dan angka wholesales-nya sebesar 320.000 unit,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Penjualan Mobil Semester I/2021 Mulai Tumbuh 50 Persen

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Dalam rangka mendorong penjualan kendaraan bermotor produksi dalam negeri, pemerintah telah memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP) terhadap mobil tertentu hingga akhir tahun.

Berdasarkan hasil evaluasi, secara perlahan kebijakan relaksasi itu mulai meningkatkan penjualan kendaraan bermotor yang ditetapkan dalam aturan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Total penjualan hingga Juni 2021 mencapai 167.774 unit. Tentunya, akan berdampak positif bagi pemulihan sektor industri otomotif yang memiliki multiplier effect cukup luas bagi sektor lainnya," kata Agus.

Baca juga: Arti Warna Hijau dan Biru pada Rambu Penunjuk Arah di Jalan

 Ilustrasi penjualan mobil. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan mobil.

"Sehingga, pada akhirnya akan mampu men-jumpstart perekonomian nasional,” lanjut dia.

Dalam kesempatan sama, Agus juga menyebut tercatat sudah ada 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp 71,35 triliun untuk kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun.

Kemudian, menyerap tenaga kerja langsung sebesar 38.000 orang, serta lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.