Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/07/2021, 17:21 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Ada beberapa cairan yang bisa dipilih untuk melumasi rantai. Pilihan paling umum yaitu oli bekas, kemudian cairan penetrant, dan cairan khusus pelumas rantai.

Kepala Bengkel Honda AHASS Daya Motor Cibinong, Asep Suherman, mengatakan, dari tiga pilihan tersebut maka yang terbaik ialah menggunakan chain lube yang khusus buat rantai.

Baca juga: Catat, Ini 28 Titik Penyekatan di Jalan Tol Selama PPKM Darurat

"Karena di dalamnya terdapat zat kimia yang bukan hanya melumasi tetapi juga untuk menahan gesekan agar tidak cepat aus dan tidak mengakibatkan debu serta kotoran menempel berlebihan,” katanya kepada Kompas.com belum lama ini.

Ganti oli motorShutterstock Ganti oli motor

Di masyarakat, oli bekas favorit sebab selain murah bahkan tidak mengeluarkan biaya, oli bekas disebut lebih awet. Oli juga tidak mudah hilang bila terkena air, sehingga dinilai ampuh.

Padahal oli bekas mengandung partikel kecil bekas pemakaian sehingga kurang cocok untuk pelumas rantai.

“Jika kita melumasi rantai menggunakan oli bekas maka dapat mengakibatkan rantai cepat panas, karena kotoran dan debu mudah menempel dan lain sebagainya," katanya.

Baca juga: Tanpa Revisi, Ini Daftar Harga Mobil Murah pada Juli 2021

BMW Motorrad perkenalkan teknologi rantai motor bebas perawatanRideapart.com BMW Motorrad perkenalkan teknologi rantai motor bebas perawatan

Adapun cairan penetrant serba guna dikhawatirkan dapat membuat lapisan grease yang terdapat pada gir rantai ikut larut. Gesekan jadi lebih berat sehingga menimbulkan bunyi.

Meski demikian katanya, jika sifatnya mendesak artinya dalam keadaan terpaksa itu semua bisa digunakan.

"Karena pada dasarnya lebih baik rantai terlumasi daripada tidak ada pelumasan sama sekali,” kata Herman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.