Kasus Covid-19 Meninggi, Pameran Otomotif GIIAS Kembali Ditunda

Kompas.com - 03/07/2021, 08:02 WIB
Suasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (25/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menunda penyelenggaraan pameran otomotif GIIAS 2021 sehubungan dengan melonjaknya kasus Covid-19 di dalam negeri.

Awalnya, pameran tahunan tersebut direncanakan dapat berlangsung pada 12-22 Agustus 2021. Tetapi setelah melihat keadaan terkini dan berdiskusi dengan pihak terkait, maka ditunda hingga 9-19 September 2021 mendatang.

Adapun lokasi penyelenggaraannya tetap di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten. Demikian tulis pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (2/7/2021) malam.

Baca juga: PPKM Darurat Berlaku, Bagaimana Nasib Industri Sepeda Motor

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

"Melihat kondisi kesehatan masyarakat saat ini, kami dari Gaikindo harus memutuskan langkah terbaik yang dapat melindungi semua pihak. Ini menjadi pertimbangan nomor satu," kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

"Penundaan tersebut merupakan keputusan bersama Gaikindo dan para anggota dengan harapan, tentu di September keadaan semakin baik dan kondusif," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keputusan penundaan GIIAS 2021 ini juga telah disampaikan Gaikindo kepada berbagai pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pameran, tidak terkecuali Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Gaikindo, sebelumnya sudah mempersiapkan segala sesuatu agar pameran ini tetap bisa dijalankan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat di tengah pandemi setelah mengalami penundaan hingga setahun belakangan.

Baca juga: Masa Berlaku SIM Habis Saat PPKM Darurat, Ada Dispensasi Perpanjangan Mulai 21 Juli

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Selain itu, Koordinasi ke berbagai pihak juga sudah dijalin dengan berbagai instansi pemerintah terkait untuk memastikan GIIAS 2021 dapat berlangsung dengan aman dan nyaman

Tapi perkembangan pandemi di dalam negeri malah bergerak negatif bahkan sampai mengkhawatirkan. Pemerintah pusat pun kemudian terpaksa mengambil langkah PKKM darurat selama 3-20 Juli 2021.

"Semangat untuk mendorong bangkitnya industri otomotif Indonesia lewat pelaksanaan GIIAS masih menjadi tujuan Gaikindo. Diharapkan penundaan ini bisa membuat pameran lebih siap dan nyaman bagi semua pihak nantinya," kata Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS, Rizwan Alamsjah.

Baca juga: Selama PPKM Darurat Ada Penyekatan Jalan di Wilayah Jateng

Pengunjung pameran GIIAS 2018 memadati All New JimnyKompas.com/Setyo Adi Pengunjung pameran GIIAS 2018 memadati All New Jimny

Pameran GIIAS sendiri direncanakan akan berlangsung secara offine di ICE-BSD dengan pengaturan pengunjung yang sesuai dengan penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Tak sampai di sana, GIIAS 2021 juga akan dilengkapi dengan kehadirannya dalam platform online GIIAS Auto360.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat, sekaligus memenuhi permintaan publik akan informasi terkini dari industri otomotif Indonesia dan global.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.