Polda Metro Jaya Pertimbangkan Perubahan Waktu Pembatasan Mobilitas

Kompas.com - 23/06/2021, 07:02 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo memimpin penyekatan Jalan Raya Kemang tepatnya di perempatan McDonalds Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Senin (21/6/2021) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJODirektur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo memimpin penyekatan Jalan Raya Kemang tepatnya di perempatan McDonalds Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Senin (21/6/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah resmi melakukan pembatasan mobilitas untuk pengguna jalan yang diterapkan di 10 titik di DKI Jakarta mulai Senin (21/6/2021).

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan pada Senin (21/6/2021), Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan bahwa pembatasan mobilitas dilakukan tiap hari mulai pukul 21.00-04.00 WIB.

Namun, kini muncul wacana untuk memajukan masa pembatasan mobilitas dimulai pukul 20.00 WIB. Wacana tersebut muncul guna menyesuaikan aturan PPKM mikro yang berlaku hingga 5 Juli mendatang.

Baca juga: Tiga Kesalahan Pengemudi Saat Keluar Tol yang Kerap Dilakukan

Dalam aturan tersebut, jam operasional rumah makan dan pusat-pusat perbelanjaan diharuskan untuk mulai menutup layanannya sejak pukul 20.00 WIB.

Meski begitu, Sambodo mengatakan sejauh ini pihaknya masih menerapkan ketentuan lama. Penyekatan masih dimulai pukul 21.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.

“Nanti saya koordinasikan dulu sama stakeholder terkait. Sementara nanti hasilnya bagaimana nanti kita sampaikan,” kata Sambodo dalam keterangan resminya, Selasa (22/6/2021).

Sebagai catatan, penyekatan yang berlaku di DKI Jakarta dilakukan di 10 titik yang dianggap rawan keramaian. Penyekatan ini dilakukan dengan pemasangan water barrier dan penempatan personel yang berjaga.

Baca juga: Buat SIM dan SKCK Harus Bawa Bukti Sudah Divaksin, Ini Kata Polisi

Kesepuluh titik yang menjadi tempat penyekatan adalah sebagai berikut.

  • Kawasan Bulungan (Mulai Traffic Light Bulungan, belakang Kejagung sampai kawasan Mahakam), Jakarta Selatan
  • Kawasan Kemang (Mulai pertigaan Kem Chicks sampai McD, ke ujung arah selatan dekat Jalan Benda), Jakarta Selatan
  • Kawasan Gunawarman (Mulai Suryo dan SCBD dari Gunawarman di depan KFC sampai pertigaan Apotek Senopati sampai lurus ke Santa-Blok S), Jakarta Selatan
  • Kawasan Senopati, Jakarta Selatan
  • Kawasan Sabang (sepanjang Jalan Sabang), Jakarta Pusat
  • Kawasan Cikini Raya (Jalan Cikini Raya sampai Raden Saleh), Jakarta Pusat
  • Kawasan Jalan Asia Afrika (Traffic Light pertigaan Hotel Fairmont sampai dengan pertigaan Pakubuwono, Mustopo, Senayan City), Jakarta Pusat
  • Kawasan Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur
  • Kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat
  • Kawasan Boulevard, dan PIK 2, Jakarta Utara



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X