Insentif PPnBM Diperpanjang, Waktu yang Tepat Berburu Mobil Bekas

Kompas.com - 22/06/2021, 18:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar mobil bekas merupakan salah satu bagian dari rentetan rantai panjang industri kendaraan bermotor, yang berhubungan secara tak langsung.

Sehingga tiap kebijakan atau aturan baru pada mobil baru, sedikit banyak akan mempengaruhi sektor tersebut. Sebagai contoh, saat diterapkannya insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 0 persen terhadap mobil 1.500 c kebawah.

"Secara dampak negatif (pada Maret-Mei 2021), tidak ada pengaruh terhadap penjualan, normal saja. Tapi secara harga, terdapat sedikit penyesuaian karena harga mobil baru yang turun," ujar Sutadi, Chief Operating Officer Mobil88 kepada Kompas.com, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Alasan Mobil Diesel Mulai Jarang Ditemui di Pasar Mobil Bekas

Ilustrasi mobil bekas.Reuters Ilustrasi mobil bekas.

Kala itu, penurunannya mencapai sekitar 20 persen dibanding harga normal. Namun memang setiap produknya tidak bisa dipatok harga pasti (penurunan) karena berbeda-beda tergantung kondisi.

Adapun alasan mengapa pasar mobil bekas tidak turun saat insentif PPnBM berlaku, lanjut Sutadi, karena kebutuhan atas mobil murah tetap tinggi. Apalagi di tengah masa pandemi Covid-19.

"Pasar mobil baru itu mayoritas adalah mereka yang memang ingin ganti mobil lama atau menambah unit. Sementara di pasar mobil bekas, berbeda preferensinya," ujar dia.

Baca juga: Jadi Barang Langka, Kijang Innova Diesel Bekas Masih Rp 200 Jutaan

"Terlebih inden mobil baru juga panjang. Jadi saat ada relaksasi ini, kedua pasar tersebut naik bersamaan walau di pasar mobil bekas tidak begitu tinggi seperti mobil baru," lanjut Sutadi.

"Mengenai harga, tentu menjadi lebih murah karena kan mengikuti perkembangan harga mobil baru-nya. Jadi bila relaksasi PPnBM diperpanjang, itu waktu yang tepat membeli mobil bekas," katanya lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.