Alasan Mobil Diesel Mulai Jarang Ditemui di Pasar Mobil Bekas

Kompas.com - 22/06/2021, 08:22 WIB
Mesin Toyota Innova Diesel istimewaMesin Toyota Innova Diesel

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan mobil diesel dengan tahun muda di pasar kendaraan bermotor bekas saat ini sudah cukup langka. Bahkan pada model tertentu, penyerapannya sangat cepat, yakni hanya hitungan hari.

Sebagai contohnya, Toyota Kijang Innova diesel dan Suzuki Ertiga diesel dengan tahun produksi 2015-2019. Padahal harga mobil ini terbilang masih tinggi dan stabil, mulai Rp 200 jutaan.

Chief Operating Officer Mobil88 Sutadi menjelaskan, hal tersebut dikarenakan dua faktor. Pertama, karena memang produk terkait tidak laku di pasaran sehingga populasinya sedikit.

Baca juga: Malam Ini Polda Metro Jaya Batasi 10 Ruas Jalan di DKI Jakarta

Uji Konsumsi Suzuki Ertiga Diesel HybridStanly/KompasOtomotif Uji Konsumsi Suzuki Ertiga Diesel Hybrid

"Kedua, terlalu laku sehingga barangnya cepat habis. Sayangnya, yang benar adalah pilihan kedua. Hanya hitungan hari saja sudah ilang tuh mobil," kata Sutadi kepada Kompas.com, Senin (21/6/2021).

Menurut Sutadi, kondisi penyerapan mobil bermesin diesel bekas begitu tinggi dikarenakan mulai terciptanya dialog positif terhadap kendaraan terkait, terkhusus untuk yang memiliki teknologi baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, ketakutan atas mitos bahwa mobil diesel sulit perawatan serta tidak nyaman perlahan sudah hilang. Apalagi mengenai gas emisi yang dikeluarkan seperti pada mobi 1990-an.

"Diesel sekarang teknologinya sudah canggih dibandingkan yang dahulu, dan informasi ini sudah diserap oleh banyak orang. Jadi, mereka lebih tergoda memiliki mobil diesel," ujar Sutadi.

Baca juga: Benarkah Mobil Mesin Diesel Tak Boleh Gonta-ganti Jenis Solar?

Mobil diesel di pasar mobil bekasOtomania/Setyo Adi Mobil diesel di pasar mobil bekas

"Lagi pula, bila mobil digunakan di dalam kota besar seperti DKI Jakarta, terlalu banyak stop-and-go, sebenarnya diesel itu lebih hemat bahan bakar," lanjut dia.

Hanya saja mengenai harga, ia tidak bisa mematok secara pasti. Karena, semua tergantung penjual dan keadaan mobil terkait baik dari kelengkapan surat hingga kondisi fisik dan mesinnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.