Penjualan Mobil Diklaim Melonjak 228 Persen Imbas Insentif PPnBM

Kompas.com - 09/06/2021, 07:02 WIB
Pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan pada pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan kendaraan bermotor roda empat di dalam negeri diklaim telah mengalami kenaikan signifikan usai diterapkannya relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100 persen.

Dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato, kebijakan yang berlaku sejak Maret 2021 tersebut mampu merangsang realisasi penjualan hingga 228 persen secara tahunan.

Begitu pula dengan sepeda motor yang penjualannya naik secara signifikan sampai 277 persen dibandingkan realisasi tahun lalu.

Baca juga: Pentingnya Transportasi Logistik bagi Perekonomian Indonesia

Honda di IIMS Hybrid 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda di IIMS Hybrid 2021

"Kami lihat bahwa PMI bulan lalu (Mei 2021) sedang naik jadi 55,30 persen. Jadi, proyeksi pertumbuhan ekonomi tetap diperkirakan di angka antara 6,7 persen sampai 7,5 persen," kata Airlangga, Senin (7/6/2021).

"Sementara untuk kuartal kedua ini, kita proyeksi mampu di range 7-8 persen," lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun penjualan ritel kendaraan bermotor juga tercatat tengah mengalami kenaikan sampai 9,8 persen secara year on year (yoy) dengan indeks keyakinan konsumen di atas 100 persen.

"Kita lihat juga pertumbuhan belanja nasional per akhir April kemarin juga sudah terjadi kenaikan sebesar 60,43 persen," ujar Airlangga.

Baca juga: Ingat, Hari Ini Diskon PPnBM untuk Mobil Baru Jadi 50 Persen

Ilustrasi penjualan mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi penjualan mobil

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga terus meningkatkan realisasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Airlangga menyebut, realisasi PEN sudah mencapai 29,9 persen dari pagu anggaran.

Dengan pagu senilai Rp 699,43 triliun, realisasi angaran berkisar di angka Rp 209,96 triliun.

Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani yakin pertumbuhan penjualan kendaraan bermotor di pasar domestik bisa bertahan hingga akhir tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X