Ada Penggolongan, Motor Listrik Masih Gunakan SIM C Biasa

Kompas.com - 28/05/2021, 15:32 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir dalam peluncuran motor listrik adventure, Anubis Cruisercross, buatan Baran Energy Kompas.com/DonnyWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir dalam peluncuran motor listrik adventure, Anubis Cruisercross, buatan Baran Energy

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan baru soal penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM), resmi dikeluarkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada Februari 2021 lalu.

Dalam regulasi tersebut, terdapat penggolongan baru untuk SIM pengguna sepeda motor yang dibedakan berdasarkan kapasitas kubikasi mesinnya, yakni C, CI, dan CII.

Bahkan tertulis bila pengguna motor listrik, nantinya akan menggunakan jenis SIM CI dan CII, karena SIM C biasa hanya untuk motor konvensional hingga 250 cc.

Baca juga: Pengguna Motor Listrik Bakal Punya SIM C Khusus

Lantas apakah benar demikian ? menjawab hal tersebut AKBP Arief Budiman, Kasi Standar Pengemudi Ditregident Korlantas Polri mengatakan, pengertian penggolongan SIM termasuk untuk motor listrik sebenarnya tidak berbeda jauh.

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM).polri.go.id Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Arief menjelaskan, pengguna motor listrik masih bisa menggunakan SIM C konvensional atau yang biasa seperti saat ini.

"SIM C biasa tidak masalah, karena yang dibatasi sebenarnya besaran silinder kubikasi dari motor konvensional, yang beda dengan motor listrik hanya penggeraknya saja," ucap Arief kepada Kompas.com, Kamis (27/5/2021).

Menurut Arief, untuk motor listrik yang mengikuti jenis SIM CI dan CII nantinya akan dilihat lebih dulu dari spesifikasi daya listriknya. Bila setara dengan motor berkubikasi di atas 250 cc, baru akan mengikuti.

Warga mengendarai sepeda motor saat mengikuti latihan uji kompetensi surat izin mengemudi (SIM) di Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9). Latihan yang digelar Polrestabes Medan tersebut untuk melihat dan menguji kemampuan warga mengendarai sepeda motor, sebelum mendapatkan SIM. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/ama/17.ANTARA FOTO/IRSAN MULYADI Warga mengendarai sepeda motor saat mengikuti latihan uji kompetensi surat izin mengemudi (SIM) di Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9). Latihan yang digelar Polrestabes Medan tersebut untuk melihat dan menguji kemampuan warga mengendarai sepeda motor, sebelum mendapatkan SIM. ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/ama/17.

Sebaliknya, bila dikonversi masih di bawah 250 cc, artinya tidak ada masalah menggunakan SIM C biasa. Karena sejauh ini. motor listrik yang dipasarkan di Indonesia sendiri masih dalam kategori SIM C biasa.

Baca juga: Penggolongan SIM C Masih Menunggu Keputusan Korlantas

"Jadi tidak ada masalah untuk motor listrik, masih bisa gunakan SIM C biasa. Memang bisa dikonversi untuk melihat berapa cc tapi sejauh ini C saja sudah bisa," kata Arief.

Penjabaran soal golongan SIM C sendiri tertuang pada Pasal 3 Perpol Nomor 5 Tahun 2021 mengenai Penerbitan dan Penandaan SIM, yakni :

Korlantas Polri menerima hibah 10 unit motor listrik Bike Smart Electric dari IMI.Foto: tangkapan layar Korlantas Polri menerima hibah 10 unit motor listrik Bike Smart Electric dari IMI.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.