Sudah Bisa Dipesan, Ini Harga Maung Pindad Versi Sipil

Kompas.com - 18/05/2021, 13:32 WIB
Kendaraan ringan taktis Maung ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Maung memiliki 150 HP, harus bisa melewati genangan air minimal 70 cm, mampu menanjak hingga tanjakan 30 derajat,  jalan miring, dan mampu menempuh jarak hingga 600 km. Dok PINDADKendaraan ringan taktis Maung ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Maung memiliki 150 HP, harus bisa melewati genangan air minimal 70 cm, mampu menanjak hingga tanjakan 30 derajat, jalan miring, dan mampu menempuh jarak hingga 600 km.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose mengatakan, pihaknya mulai membuka keran pemesanan Maung 4x4 versi sipil.

Hal ini tentu mendatangkan sebuah kepastian, khususnya bagi masyarakat calon konsumen yang sudah menginginkan kendaraan taktis (rantis) ringan yang kental dengan gaya militer tersebut.

Lantas berapa harga yang ditawarkan perusahaan pelat merah tersebut untuk Maung 4x4 versi sipil? Menjawab hal ini, Abraham hanya mengatakan banderolnya sejauh ini masih dalam bentuk kisaran.

Baca juga: Pindad Mulai Buka Keran Pemesanan Maung Versi Sipil

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

"Kepastiannya nanti di Juni, tapi soal kisaran Maung versi sipil ini masih sama, sekitar Rp 600 juta sampai Rp 700 jutaan. Nanti itu juga tergantung dari custom yang diinginkan konsumen," ucap Abraham saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Abraham, sampai saat ini sudah ada 100 unit Maung versi sipil yang telah terpesan. Beberapa sudah dikirim ke konsumen, dan lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Konsumen juga diberikan kesempatan soal modifikasi atau custom yang diinginkan dari kendaraan berbasis mesin turbodiesel 2.400 cc tersebut.

Baca juga: Larangan Mudik Selesai, Menhub Tegaskan Pengetatan Perjalanan Dimulai

Mulai dari sektor interior, eksterior, hingga warna. Namun, yang pasti untuk peralatan militer tidak akan digunakan.

Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Prototipe kendaraan taktis (rantis) Maung 4x4 produksi PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/7/2020). Kendaraan ini digunakan beberapa waktu lalu oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan rencananya akan diproduksi secara massal.

"Proses pengerjaan Maung versi sipil ini tidak kita produksi sendiri, ada partner atau pihak luar juga yang ikut berperan mengerjakannya agar lebih mudah mengerti apa yang diinginkan konsumen, khususnya untuk yang custom. Jadi yang Rp 600 juta itu harga dasarnya," kata Abraham.

Spesifikasi

Modifikasi virtual Maung Pindad karya @low5100whttps://www.instagram.com/low5100w/ Modifikasi virtual Maung Pindad karya @low5100w

PT Pindad memproduksi Maung dengan dua versi, yakni versi militer dan versi sipil. Kedua versi tersebut mempunyai sejumlah perbedaan yang paling utama, yaitu tak ada kelengkapan persenjataannya, selain itu juga perangkat GPS dan pelacak kendaraan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.