Kompas.com - 13/05/2021, 09:31 WIB
Ilustrasi mobil mogok SHUTTERSTOCKIlustrasi mobil mogok
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur lebaran tahun ini agaknya akan sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pemerintah secara resmi melarang aktivitas mobilitas guna menekan penyebaran virus corona alias Covid-19.

Aparat kepolisian pun sudah menerapkan sistem penyekatan yang ketat melalui pembentukan 381 titik pos penyekatan, disertai cek poin berlapis serta rekayasa lalu lintas.

Bagi pemilik mobil yang tidak memiliki agenda keluar rumah, ada baiknya memanfaatkan liburan untuk melakukan perawatan pada mobil. Salah satu cara yang termudah adalah mengecek takaran oli mesin.

Baca juga: Kenali Penyebab Bercak Karat pada Piringan Cakram

Cek oli lewat dipstick- Cek oli lewat dipstick

Dikatakan Anjar Rosjadi, Service Part Divison Head Astra Daihatsu Motor (ADM), kekurangan oli bisa berakibat fatal bagi mesin mobil. Apalagi jika ternyata tedapat kebocoran di bagian-bagian tertentu.

"Pemilik mobil tidak perlu mendatangkan mekanik atau pergi ke bengkel bila untuk memeriksa kadar volume oli pada mesin, cukup manfaatkan tongkat pengukur atau dipstick," katanya kepada Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, untuk melihat takaran oli terkini pemilik cukup lihat level ketinggiannya dari dipstick.

Keberadaannya bisa ditemui saat buka kap mesin yang biasa menempel di samping atas mesin yang bisa dibuka tutup.

"Setelah mencabut dipstick, biasanya ada tanda F dan E pada ujung yang memiliki arti full dan empty. Saat pertama mencabut, pemilik mobil disarankan untuk membersihkan lebih dulu ujung dipstick lalu celupkan kembali ke dalam mesin," kata Anjar.

Setelah itu cabut kembali, dan lihat di antara tanda F dan E tadi untuk mengetahui ketinggian olinya.

Baca juga: Antisipasi Arus Balik Mudik, Polisi Siapkan Berbagai Rekayasa

Cek oli lewat dipstick- Cek oli lewat dipstick

"Untuk mendapatkan takaran yang lebih persisi, baiknya mobil diparkir dalam kondisi yang rata. Saat akan memeriksa, disarankan juga mesin dalam kondisi dingin dan tidak dalam keadaan menyala," ujar Anjar.

Bila berada di posisi antar F dan E, lanjut dia, kondisi volume oli dalam mesin masih normal. Tapi kalau adanya di bawah E itu tandanya kapasitas oli sudah berkurang.

"Kekurangan oli bisa berakibat fatal bagi mesin mobil. Dalam kondisi berkurangnya oli, pemilik mobil juga tidak disarankan untuk langsung menambah sendiri, karena perlu analisa lebih lanjut mengenai penyebab oli berkurang," kata Anjar.

Menurut Anjar, oli bisa saja berkurang karena penguapan meski jarak servis berkala masih jauh, apalagi buat mobil yang aktif. Tapi tak ditampik pula bahwa adanya kebocoran bisa menjadi penyebab lainnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.