Bayar Pajak Kendaraan via Online, Mending Pakai Si-Ondel atau E-Samsat?

Kompas.com - 10/05/2021, 13:36 WIB
Ilustrasi STNK Shutterstock/Muh. ImronIlustrasi STNK
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemilik kendaraan yang pajaknya jatuh tempo pada masa libur Lebaran wajib memperhatikan beberapa hal, supaya tidak terjadi telat bayar yang menyebabkan denda.

Seperti diketahui, adanya kebijakan cuti bersama dari pemerintah membuat kantor Samsat tutup selama lima hari pada 13-16 Mei 2021.

Lantas, bisakah proses pembayaran pajak pada periode tersebut dilakukan secara online?

Baca juga: Bolehkah Warga Jakarta ke Bodetabek atau Sebaliknya Saat Lebaran?

Samsat Online Nasional (e-Samsat) Samsat Online Nasional (e-Samsat)

Humas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Herlina Ayu, mengatakan, secara umum hal itu bisa dilakukan namun dengan beberapa pengecualian.

Menurutnya, saat ini ada dua aplikasi yang bisa dipakai untuk membayar pajak kendaraan, yakni Si-Ondel dan E-Samsat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari kedua aplikasi itu, sebetulnya sama-sama punya masalah karena terkendala hari libur. Namun Herlina lebih menyarankan untuk menggunakan E-Samsat.

Baca juga: Ingat Lagi, Syarat Keluar Masuk Jabodetabek buat Transportasi Darat

Ditlantas Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi Samsat Online Delivery (Si Ondel) bertepatan dengan perayaan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 pada Selasa (22/9/2020). Aplikasi tersebut bertujuan melayani masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan secara online guna mencegah penularan Covid-19.Tangkapan gambar dokumentasi pdf Ditlantas Polda Metro Jaya Ditlantas Polda Metro Jaya meluncurkan aplikasi Samsat Online Delivery (Si Ondel) bertepatan dengan perayaan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 pada Selasa (22/9/2020). Aplikasi tersebut bertujuan melayani masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan secara online guna mencegah penularan Covid-19.

“Untuk pembayaran melalui E-Samsat bisa dilakukan selama libur Lebaran, tapi penukaran TBPKP-nya (Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran) hanya bisa dilakukan di hari kerja,” ujar Herlina, kepada Kompas.com (10/5/2021).

“Sedangkan untuk pembayaran Si-Ondel, ketika hari libur untuk pick up TBPKP-nya tidak bisa dilakukan karena petugasnya tidak ada. Bisa dilakukan pick up pada saat hari kerja,” kata dia.

Artinya ketika libur Lebaran masyarakat lebih efektif menggunakan E-Samsat, namun untuk penukanan TBPKP-nya hanya dilakukan di hari kerja di kantor Samsat.

Baca juga: Bocah 16 Tahun Kendarai Mobil, Tanggung Jawab Orangtua Dipertanyakan

Hari terakhir penghapusan denda pajak, wajib pajak padati kantor Samsat Jakarta Timur, Senin (31/12/2018)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Hari terakhir penghapusan denda pajak, wajib pajak padati kantor Samsat Jakarta Timur, Senin (31/12/2018)

Sebagai informasi, buat pajak kendaraan bermotor yang jatuh tempo pada masa libur Lebaran, Bapenda DKI Jakarta memberikan dispensasi.

Herlina menambahkan, pajak kendaraan bermotor yang jatuh tempo pada hari libur, jika dibayarkan pada hari kerja berikutnya tidak kena denda, sesuai dengan Perda No. 6 Tahun 2010.

“Yang jatuh tempo dihari libur dan dibayarkan di hari kerja berikutnya tidak kena denda. Jadi batas maksimal bayar pada tanggal 17 Mei 2021, lewat dari itu kena denda,” ucap Herlina.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X