Angkat Wiper Saat Parkir Bisa Bikin Awet Karet Penyeka Kaca

Kompas.com - 07/05/2021, 04:22 WIB
Ilustrasi pengecekan fungsi wiper Bosch/OtomotifnetIlustrasi pengecekan fungsi wiper

JAKARTA, KOMPAS.com - Wiper merupakan komponen pendukung mobil. Meski bukanlah komponen yang berpengaruh langsung terhadap performa mobil, fungsi wiper tidak bisa diremehkan, bahkan vital dalam kondisi tertentu.

Wiper berguna untuk menyeka air dan kotoran pada kaca mobil ketika hujan. Tanpa wiper, pandangan pengemudi terganggu, sehingga minim keselamatan di jalan.

Meski sebentar lagi musim penghujan akan selesai dan musim kemarau akan datang, tetapi curah hujan masih tinggi di beberapa bagian kota Indonesia, sehingga wiper jadi komponen vital.

Baca juga: Larangan Mudik, Nanti Malam Tol Jakarta-Cikampek Mulai Disekat

Supaya karet di wiper tahan lebih lama.www.winparts.nl Supaya karet di wiper tahan lebih lama.

Jelang musim kemarau, beberapa pemilik mobil saat parkir di tempat terbuka tanpa atap biasanya mengangkat wiper agar tidak menempel pada kaca. Upaya ini diyakini mampu menjaga karet wiper dari panas kaca mobil yang terpapar sinar matahari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suparna selaku Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak membenarkan hal tersebut. Menurutnya, wiper yang terkena panas dari kaca mobil sekaligus terik sinar matahari bisa membuat karet wiper cepat keras.

“Ketika wiper menempel pada kaca mobil, akan mengalami double impact dari matahari dan panas kaca mobil. Sehingga kecepatan karet wiper menjadi keras dan tidak elastis akan lebih cepat, dan kemampuan untuk menyeka air dari kaca itu tidak akan maksimal,” kata Suparna kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: 138.508 Kendaraan Bakal Meninggalkan Jabodetabek Hari Ini

Karet Wiper toyotadisamarinda.com Karet Wiper

Didi Ahadi selaku Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor pun juga memiliki pendapat yang senada terkait mengangkat wiper saat parkir di tempat terbuka pada siang hari terik.

“Memang kondisi tropis khususnya saat musim panas, kaca depan terpapar panas dan bisa mengenai karet wiper. Ketika wiper terkena panas dari kaca lambat laun karet wiper bisa kehilangan elastisitasnya, sehingga daya hapusnya juga bisa berkurang,” kata Didi.

Ketika karet wiper yang sudah keras masih dipaksa bekerja, dikhawatirkan karet bisa robek. Pada kondisi ini, bilah wiper yang terbuat dari besi bisa mengenai kaca dan membuat kaca menjadi baret.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X