Punya Kapasitas Oli Lebih Sedikit, Ini Pembuktian Sasis Bus Hino

Kompas.com - 02/05/2021, 09:21 WIB
Produk Hino yang sudah memakai sistem common rail DOK. PT HMSIProduk Hino yang sudah memakai sistem common rail

JAKARTA, KOMPAS.com – Sasis bus Hino memang menjadi pilihan banyak pengusaha otobus. Menurut data penjualan Gaikindo dari Januari sampai Desember, Hino R260 mendominasi dengan penjualan 338 unit.

Selain ada R260, ada juga RN285 yang sudah menggunakan sistem common rail dengan penjualan 26 unit di periode yang sama. Namun saat ini, Hino juga mendapatkan persaingan dari sasis bus merek eropa.

Sasis bus merek eropa memiliki kapasitas oli yang dua sampai tiga kali lebih banyak daripada milik Hino. Dengan besarnya kapasitas oli ini diklaim kuat ketika melewati jalan tol yang berkecepatan dan rpm tinggi.

Baca juga: Simak Harga Resmi Mobil Baru Toyota Raize di Surabaya

Hino R 260 ASDOK. PT HMSI Hino R 260 AS

Sedangkan sasis RN285 dan R260 hanya memiliki kapasitas oli 12,7 liter. Apakah dengan kapasitas oli yang lebih sedikit membuat sasis Hino kurang tahan melewati kondisi jalan tol tersebut?

Irwan Supriyono, Aftesales Director PT Hino Motors Sales Indonesia mengatakan, Hino sudah melakukan uji coba dari Jakarta ke Surabaya lewat Tol Trans Jawa dengan sasis R260 dan R285 yang sudah memakai common rail untuk membuktikan daya tahannya.

“Dalam mendesain kendaraan sangat tergantung dari masing-masing merek. Jadi dengan kapasitas oli yang lebih kecil ini sudah dipikirkan, selain itu juga bermanfaat bagi konsumen,” ucap Irwan dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Baca juga: Nmax yang Dipakai di MotoGP Buatan Indonesia

Dengan kapasitas oli yang lebih sedikit ini tentunya bisa menghemat biaya operasional bus. Karena ketika mengganti oli, tidak sebanyak pesaingnya sehingga lebih hemat pengeluarannya.

“Ketika dilakukan road test, kita pasang sensor untuk melihat engino oil, cooling system dan sebagainya. Yang dikhawatirkan kan mesin bakal overheat, ternyata enggak. Kita buktikan kalau ini masih oke,” ucap Irwan.

Irwan mengatakan, hasil dari road test ini membuktikan tidak ada korelasinya antara jumlah kapasitas oli dengan temperatur mesin. Dengan kapasitas oli yang lebih sedikit, mesin tetap bisa dijaga dalam suhu optimalnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X