Naik Motor Sport, Saat Mengerem Jangan Melulu Tarik Kopling

Kompas.com - 28/04/2021, 08:42 WIB
Ekspedisi Nusantara 2014 menggunakan Honda Verza, New  MegaPro FI dan CB150R StreetFire. AHMEkspedisi Nusantara 2014 menggunakan Honda Verza, New MegaPro FI dan CB150R StreetFire.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor jenis sport biasanya dilengkapi dengan transmisi manual, memiliki kelengkapan berupa tuas kopling yang berguna untuk perpindahan gigi persneling.

Salah satu kebiasaan buruk pengendara sepeda motor sport terkait penggunaan tuas kopling adalah selalu menarik tuas tersebut ketika sedang mengerem.

Menurut Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana, kebiasaan tersebut haruslah dihilangkan. Ini karena dengan menarik tuas kopling saat mengerem, tidak ada gaya engine brake yang membantu proses pengereman.

Baca juga: Banyak Diminati, Intip Harga Bekas MPV Premium

“Ketika mau rem mendadak juga kopling adalah hal terakhir yang ditarik, agar mesin membantu pengereman,” kata Agus kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menjajal motor sport Honda.Istimewa Menjajal motor sport Honda.

Jika menarik tuas kopling ketika sedang mengerem, laju motor akan lebih nge-loss atau tidak sepenuhnya terkendali.

Kebiasaan tersebut akan lebih berbahaya lagi jika dilakukan di medan dengan kontur perbukitan yang banyak terdapat jalan menurun.

Baca juga: Larangan Mudik, Pintu Tol Karawang Barat dan Tanjungpura Dijaga Ketat

Agus menegaskan untuk menghilangkan kebiasaan selalu memegang tuas kopling saat berkendara. Mainkan tuas kopling saat dalam keadaan macet atau kecepatan di bawah 10 kpj agar mesin motor tidak mati.

“Ingat selalu kopling hanya ditarik saat ingin ganti gigi, motor berhenti dalam kondisi masuk gigi, dan ketika setelah melakukan pengereman,” kata Agus menambahkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X