Ojol Bawa Muatan Besar, Jangan Semua Diangkut Motor

Kompas.com - 26/04/2021, 13:45 WIB
Motor angku barang lebihi kapasitas Foto: Instagram/dramaojol.idMotor angku barang lebihi kapasitas

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, beredar video driver ojek online (ojol) yang dipukul, karena menyenggol mobil dengan barang bawaannya. Sebab, barang bawaannya cukup besar, yakni sepeda.

Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, beberapa driver ojol ada yang abai dan tidak memperhatikan keselamatan saat berkendara.

Tidak sedikit dari mereka yang mengangkut barang melebihi kapasitas sepeda motor itu sendiri.

Baca juga: Syarat Ojol dan Taksi Online Boleh Angkut Penumpang Saat PPKM Jawa Bali

Motor yang membawa beban melebihi kapasitas maksimum dapat menganggu kestabilan saat berkendara. Kondisi tersebut tentu berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

Motor angkut barangFoto: Atmosferku Motor angkut barang

Perlu diketahui, aturan membawa barang bagi pengendara sepeda motor sudah ditulis dalam Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan. Untuk barang bawaan, peraturannya merujuk ke pasal 10 ayat (4) dan pasal 11.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam peraturan tersebut, disebutkan muatan pada motor memiliki lebar tidak melebihi setang kemudi. Selain itu, barang muatan juga harus ditempatkan di belakang pengendara.

Baca juga: PSBB di Jawa-Bali, Ini Aturan untuk Ojol dan Taksi Online

Selain itu, tinggi barang bawaan juga tidak boleh melebihi 900 milimeter atau kurang dari satu meter dari atas tempat duduk pengemudi. Ditegaskan bahwa pengendara harus mengutamakan faktor keselamatan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis)

Sayangnya, tak sedikit driver ojol yang tidak memahami atau bahkan mengetahui soal peraturan tersebut.

Maka itu, pemandangan driver ojol membawa barang bawaan melebihi kapasitas cukup sering ditemui.

Untuk sanksinya, sudah dituliskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), tepatnya pasal 311 ayat (1).

Baca juga: PSBB Ketat Jawa-Bali, Ojol Boleh Angkut Penumpang dengan Syarat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X