Insiden Ojol Angkut Paket Sepeda Senggol Mobil

Kompas.com - 26/04/2021, 13:40 WIB
Ojol dipukul karena menyenggol mobil dengan barang bawaannya yang besar Dok. @warung_jurnalisOjol dipukul karena menyenggol mobil dengan barang bawaannya yang besar

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjaga emosi saat sedang berkendara sangat penting untuk menjaga konsentrasi dan ketenangan. Walaupun, di bulan puasa biasanya emosi akan lebih sering diuji.

Untuk menjaga ketenangan dan ketertiban, serta tidak merusak ibadah puasa yang dilakukan, tiap pengguna jalan perlu untuk menjaga emosinya.

Baca juga: Penting Mengontrol Emosi Ketika Berkendara

Contoh dari tidak bisa menahan emosi terjadi belum lama ini. Beredar video seorang pengemudi mobil yang mobilnya tersenggol oleh driver ojek online (ojol), langsung memukul ojol tersebut dan marah-marah.

Motor angku barang lebihi kapasitas Foto: Instagram/dramaojol.id Motor angku barang lebihi kapasitas

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis. Menurut keterangan unggahan tersebut, kejadian tersebut berlokasi di daerah Gombong, Jawa Tengah.

Driver ojol tersebut tak sengaja menyenggol mobil si pemukul dengan barang bawaannya. Terlihat barang bawaannya juga besar, yakni sepeda.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, emosi saat di jalan memang manusiawi. Namun, harus pertimbangkan bagaimana hasil dari emosi tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis)

Emosi harus terkontrol dan sesuai aturan. Pertimbangkan bila melakukan tindakan agresif, apa akibatnya bila berurusan dengan hukum,” ujar Sony, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari hukumonline.com, Senin (26/4/2021), mengenai penganiayaan ringan dapat dilihat pengaturannya dalam Pasal 352 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pasal 352 KUHP

1. Kecuali yang tersebut dalam pasal 353 dan 356, maka penganiayaan yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian, diancam, sebagai penganiayaan ringan, dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X