Merasakan Suasana Kabin Bus Listrik Zhongtong, Hening dan Kencang

Kompas.com - 09/04/2021, 10:42 WIB
Bus listrik Zhongtong KOMPAS.com/SETYO ADIBus listrik Zhongtong

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) sedang melakukan pra-uji coba pada bus listrik yang masuk ke Indonesia. Salah satu merek yang sedang diuji coba adalah Zhongtong dari China.

Bus listrik yang dibawa Zhongtong adalah model bus besar dengan low entry. Masuk ke dalam kabin, tersedia 35 kursi, dua kursi lipat dan 25 hand grip, jika dijumlahkan, bisa membawa sampai 60 penumpang.

Kompas.com juga mendapatkan kesempatan untuk naik bus listrik ini di area pool TransJakarta di Cawang, Jakarta Timur. Ketika masuk ke dalam kabin, suasananya kurang lebih sama dengan bus perkotaan pada umumnya.

Baca juga: SE Larangan Mudik Terbit, Cuma 2 Perjalanan Ini yang Dikecualikan

Kabin bus listrik ZhongtongKOMPAS.com/SETYO ADI Kabin bus listrik Zhongtong

Tersedia beberapa kursi prioritas dan ada juga kursi yang berhadapan. Ketika diduduki, kursi terasa nyaman karena memakai bantalan busa yang dilapis kulit. Sabuk pengaman dua titik juga disematkan di setiap kursi untuk fitur keselamatan penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika mulai berjalan, tentu saja tidak terdengar suara mesin. Hal ini dikarenakan bus sudah sepenuhnya menggunakan motor listrik sebagai penggeraknya.

Walaupun hening, performa dari bus listrik ini tidak bisa diremehkan. Kekuatan dari bus listrik ini kembali lagi ke kaki pengemudi, seberapa dalam dia menginjak pedal gas.

Baca juga: Menu Hatchback Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Dapat Swift, Yaris dan Jazz

Bus listrik ZhongtongKOMPAS.COM/SETYO ADI Bus listrik Zhongtong

Untuk spesifikasi dari bus listrik ini, tidak banyak informasi yang didapatkan reporter dari teknisi TransJakarta. Pastinya, bus listrik ini merupakan tipe Zhongtong LCK612EVGRA1 dengan kapasitas baterai 350 kWh.

Teknis TransJakarta tadi juga menyebutkan kalau bus ini sedang dalam masa uji coba beban dan kilometer. Ketika diuji, bus diisi dengan galon sehingga berat total bus menjadi 16 ton.

Dengan berat bus 16 ton, bus ini dipakai jalan dan mendapatkan angka lebih dari 250 km dalam satu hari. Selain itu, mereka juga mengetes ketika mengisi daya bus listrik dari nol persen sampai penuh, tidak sampai empat jam.

Untuk bisa digunakan di jalanan Jakarta, setelah melewati uji beban dan kilometer, harus dilakukan uji komersial. Uji komersial adalah ketika bus listrik dioperasikan di rute yang ada selama tiga bulan, setelah itu baru dievaluasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X