Benarkah Ban Vulkanisir Hanya Boleh Dipasang di Roda Belakang?

Kompas.com - 07/04/2021, 19:21 WIB
bahan ban vulkanisir Alibababahan ban vulkanisir

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban vulkanisir umum ditemukan pada kendaraan niaga. Ban vulkanisir merupakan ban yang telapaknya dilapisi dengan yang baru. Bisa dikatakan ban vulkanisir adalah contoh aktivitas re-use pada ban.

Penggunaan ban vulkanisir pada kendaraan niaga dinilai menguntungkan. Ini karena usia ban lebih panjang.

Meski telapak ban sudah gundul, jika casing ban masih kokoh maka telapak ban bisa dilapisi dengan yang baru sehingga bisa dipakai lagi.

Namun, penggunaan ban vulkanisir hanya diperbolehkan pada roda belakang. Hal ini ditegaskan pula pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 29 Tahun 2015.

Baca juga: Tiga Outlander PHEV Siap Kawal Program Vaksinasi di Indonesia

Pada peraturan tersebut, ban vulkanisir dilarang untuk dipasang pada roda depan. Mengapa begitu?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang Widjanarko selaku Tire & Rim Consultant dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY membenarkan bahwa penggunaan ban vulkanisir sebaiknya hanya untuk roda belakang saja.

ban belakang bushaltebus.com ban belakang bus

"Karena ban vulkanisir dianggap sebagai kehidupan kedua sebuah ban. Tentu kekuatan casing-nya tidak sebagus ban yang masih orisinil," kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Innova Dapat Diskon Rp 32 Juta di Medan Usai Insentif PPnBM

Maka dari itu, ban vulkanisir dipasang pada bagian belakang kendaraan niaga yang umumnya menganut sistem roda ganda.

Dengan asumsi jika ada 1 ban vulkanisir yang rusak, kendaraan masih bisa melanjutkan perjalanan menuju tempat perbaikan darurat.

Roda depan terhubung pada setir sebagai kontrol dari kendaraan. Maka dari itu roda depan harus dipasang ban yang masih orisinil. Larangan penggunaan ban vulkanisir untuk roda depan sebagai upaya mencegah risiko kecelakaan yang diakibatkan rusaknya ban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.