Jangan Terlalu Lama Melaju di Lajur Kanan Jalan Tol, Ini Dampaknya

Kompas.com - 30/03/2021, 11:12 WIB
Tangkapan layar video mobil rem mendadak di lajur kanan Akun Instagram @dashcam_owners_indonesiaTangkapan layar video mobil rem mendadak di lajur kanan

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar cuplikan video yang direkam melalui kamera yang dipasang di dashboard mobil atau biasa disebut dashcam.

Dalam rekaman tersebut, terlihat mobil melakukan rem mendadak di lajur kanan jalan tol. Akibatnya, mobil perekam video menabrak bagian belakang mobil yang mengerem mendadak.

Jika menilik aturan mengenai lalu lintas yang berlaku, lajur kanan difungsikan hanya sebagai lajur untuk menyalip.

Baca juga: Pebalap Indonesia Berjuang Keras di Seri Perdana ATC Qatar

Tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 108 ayat (2) bahwa,

"Penggunaan lajur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika: (a) pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau (b) diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai lajur kiri."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Sony Susmana selaku Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) pun menjelaskan bahwa jangan berlama-lama berada di lajur kanan.

"Kalau sudah berhasil menyalip, jangan terlalu lama berjalan di lajur kanan agar tidak ada pengguna jalan lain yang menyalip lewat sisi kiri," kata Sony saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu. 

Selain itu perlu diperhatikan mengenai jarak aman antar kendaraan, sehingga risiko kejadian tabrakan akibat rem mendadak dapat diminimalisir.

Pengemudi yang anteng di lajur kanan berpikiran kalau jalan tol dipenuhi oleh truk yang lambat, sehingga satu-satunya cara adalah tetap di lajur paling kanan.

Pindah lajur di jalan tol dengan tidak aman atau secara tiba-tiba kerap dilakukan oleh pengemudi di jalan tol.instagram.com/dashcam_owners_indonesia Pindah lajur di jalan tol dengan tidak aman atau secara tiba-tiba kerap dilakukan oleh pengemudi di jalan tol.

“Seolah-olah mereka tabu untuk berada di lajur kiri. Padahal lajur kiri adalah lajur paling aman, memiliki kecepatan rata-rata sekitar 60 kpj dan terhindar dari risiko mobil selip dari arah berlawanan,” ucap Sony.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.