Finis 10 Besar, GP Qatar Jadi Media Pembelajaran untuk Mas Bo

Kompas.com - 29/03/2021, 08:42 WIB
Bo Bendsneyder saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021 Dok. SAG TeamBo Bendsneyder saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Bo Bendsneyder sempat menjanjikan dengan start dari urutan ketiga pada seri pertama Moto2 2021 di Sirkuit Losail, Qatar. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak padanya.

GP Qatar menjadi media pembelajaran juga bagi pebalap Pertamina Mandalika SAG Team tersebut. Khususnya, mengingat balapan ini sebagai debutnya di Moto2.

Baca juga: Hasil Moto2 Qatar; Sam Lowes Podium, Mas Bo Tembus 10 Besar

Hasil yang diraihnya pada sesi kualifikasi kemarin tidak lantas membuatnya tetap berada di urutan ketiga sepanjang 20 lap balapan berlangsung. Posisinya terus mendapat tekanan dari para rivalnya.

Bo Bendsneyder saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021Dok. SAG Team Bo Bendsneyder saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021

Performa pebalap Belanda yang masih memiliki darah keturunan Indonesia ini terus melorot hingga gap lebih dari 12 detik dari Sam Lowes yang memimpin balapan. Bendsneyder pun harus puas finis di posisi kesembilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fokus utama pada balapan ini juga untuk beradaptasi dengan sasis Kalex. Tapi, jika dilihat peningkatannya selama sesi latihan bebas, performa pebalap yang akrab disapa Mas Bo ini cukup impresif.

Baca juga: Demam MotoGP, Livery Mandalika Racing Team Banyak Dicari

"Penampilan perdana Pertamina Mandalika SAG Team ini menjadi titik awal dari Indonesia berkiprah di Kejuaraan Dunia, sekaligus mempromosikan produk-produk Indonesia yang telah layak mendunia," ujar M Rapsel Ali, Presiden Pertamina Mandalika SAG Team, dalam keterangan resminya.

Thomas Luthi saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021Dok. SAG Team Thomas Luthi saat balapan di GP Qatar pada Moto2 2021

Sedangkan Thomas Luthi, mampu memperbaiki posisinya selama balapan. Start dari posisi ke-17, pebalap yang cukup senior di kelas Moto2 ini finis di urutan ke-15.

Pebalap veteran asal Swiss ini cukup sulit mengejar rival-rivalnya di depan. Rapatnya barisan di depan membuatnya kesulitan untuk menembus sepuluh besar.

Baca juga: Performa Pertamina Mandalika SAG Team Belum Kompak

Saat ini, kedua pebalap Pertamina Mandalika SAG Team sudah berhasil mendapat 7 poin untuk Mas Bo dan Luthi berhasil mendapat 1 poin. Lalu, untuk hasil tim, Pertamina Mandalika SAG Team, sudah mengoleksi 8 poin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.