Lebih Mahal Rp 100 Juta, Ulik Bedanya BMW R18 Classic dan R18

Kompas.com - 25/03/2021, 09:22 WIB
BMW R18 Classic Foto: KOMPAS.com/GilangBMW R18 Classic

JAKARTA, KOMPAS.com - BMW R18 Classic resmi meluncur di Indonesia. Cruiser baru BMW itu dibanderol Rp 1,069 miliar off the road, atau lebih mahal Rp 100 juta dari R18 First Edition.

Baik R18 Classic dan R18 First Edition dibangun dari satu basis. Meski demikian ada beberapa perbedaan pada R18 Classic yang tidak ditemui pada saudaranya.

BMW R18 ClassicFoto: KOMPAS.com/Gilang BMW R18 Classic

R18 Classic memiliki desain lebih retro dan cocok untuk dipakai touring. Karena itu aksesorinya lebih banyak untuk menunjang kegiatan berkendara jauh.

Baca juga: Kenali Dua Tipe Sistem Rem Bus Agar Bisa Cegah Rem Blong

Perbedaan yang dapat dilihat ialah R18 Classic memakai dua lampu LED tambahan di bagian depan. Sehingga total ada tiga lampu, yakni lampu utama dan dua lampu tambahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BMW R18 ClassicFoto: KOMPAS.com/Gilang BMW R18 Classic

Posisi sein yang pada R18 yang berada di dekat setang pindah ke dekat lampu tambahan. Selain itu motor ini memakai windshield atau pelindung angin besar di bagian depan.

Perbedaan lain ialah pelek depan pakai lingkar 16 inci beda dengan R18. Beralih ke belakang, kelengkapan touring juga dipikirkan lebih detail ketimbang R18 First Edition.

BMW R18 ClassicFoto: KOMPAS.com/Gilang BMW R18 Classic

R18 Classic sudah dibekali jok penumpang untuk berboncengan. Kemudian ada saddle bag alias tas tambahan dari kulit sebagai bagasi. Selain itu bentuk knalpotnya juga lebih simpel.

Satu lagi fitur yang tidak ada di R18 ialah pada model klasik sudah dibekali cruise control. Membuat pengendara bisa lebih santai membawa motor jika sedang di jalan.

Baca juga: Cerita PO Harapan Jaya, Kuda Oranye Asal Tulungagung

BMW R18 ClassicFoto: KOMPAS.com/Gilang BMW R18 Classic

Joe Frans, CEO BMW Motorrad Indonesia, mengatakan, kesan motor besar alias moge di BMW R18 Classic sangat kental karena secara postur terlihat lebih besar dari R18 First Edition.

"Saya rasa bagi yang menginginkan cita rasa nyaman, safety, tampilan jadul, tetapi dengan teknologi yang tinggi, ini pilihan tiada duanya. Truly an icon to own,” kata Joe di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

BMW R18 ClassicFoto: KOMPAS.com/Gilang BMW R18 Classic

Mesinnya boxer dua silinder berkapasitas 1.802 cc. Konfigurasi ini menghasilkan 91 tk pada 4.750 rpm dan torsi puncak 150 Nm di rentang putaran 2.000-4.000 rpm.

Kecepatan puncak yang dapat diraih mencapai 180 kpj, dengan klaim tingkat konsumsi bahan bakar sebesar 17,9 km per liter.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.