Menperin Akui Alot Negosiasi dengan Mazda untuk Investasi di Indonesia

Kompas.com - 12/03/2021, 13:41 WIB
Mazda CX-30 di AS mengusung mesin berkapasitas 2.500 cc Motor1Mazda CX-30 di AS mengusung mesin berkapasitas 2.500 cc
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah mengakhiri kunjungan kerja ke Jepang untuk memenuhi undangan dari beberapa pelaku usaha raksasa dalam rangka memperkuat hubungan bilateral.

Didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut berhasil mendapat respons positif, khususnya dari industri otomotif.

"Hanya saja, terus terang, pertemuan dengan Mazda Motor Corporation salah satu yang diskusinya cukup alot dan ketat. Ini juga menurut Pak Dubes," ujar Agus dalam konferensi virtual, Kamis (11/3/2021).

Baca juga: Motor Disita karena Pakai Knalpot Racing, kenapa Tak Ditilang Saja?

Ilustrasi Mazda CX-9Dok. EMI Ilustrasi Mazda CX-9

Ia menjelaskan, dalam pertemuan dimaksud pihak Indonesia membujuk Mazda untuk memulai kegiatan produksi kendaraan bermotor di dalam negeri melalui pendirian pabrik agar bisa meningkatkan bisnisnya.

Sebab, saat ini Mazda belum memiliki pabrik di Indonesia. Mereka hanya mengandalkan impor kendaraan dari Jepang untuk kemudian dipasarkan di dalam negeri, sehingga membuat harga jual produknya lebih tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih rendah dengan kemampuan daya beli kelas menengah terus mengalami peningkatan.

Baca juga: Honda Gelontorkan Rp 5,2 Triliun, Mau Relokasi Pabrik ke Indonesia

Mengunjungi pabrik Pabrik Mazda HofuKARAKSA MEDIA Mengunjungi pabrik Pabrik Mazda Hofu

"Kita jelaskan terus potensi pasar dalam negeri dan persaingan yang akan terjadi. Kalau mereka tidak memulai kegiatan produksi, pasti ketinggalan kereta dibandingkan produsen lain," kata Agus.

Kendati demikian, jelang akhir diskusi Mazda mengatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia. Tapi, ada beberapa aspek yang harus mereka pastikan lebih dahulu di samping perhitungan terhadap kebutuhan investasi.

"Nanti ketika kami kembali ke Jepang dan mudah-mudahan pada bulan Mei setelah Lebaran nanti, kita akan mendengar dari Mazda bagaimana progresnya terhadap kemungkinan mereka melakukan investasi di Indonesia," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X