Apa Perbedaan Pelumas Mineral dan Sintetik untuk Kendaraan?

Kompas.com - 26/02/2021, 11:22 WIB
seorang mekanik tengah melakukan pengisian oli mesin mobil di bengkel carfix carfixseorang mekanik tengah melakukan pengisian oli mesin mobil di bengkel carfix

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada dua istilah dalam pelumas atau oli kendaraan yang sering ditemui, yaitu oli mineral dan oli sintetik.

Brahma Putra Mahayan, Jr Technical Specialist Pertamina Lubricants, mengatakan, perbedaan keduanya ialah terletak pada bahan dasar pembuatnya.

"Yang membedakan antara pelumas mineral dan sintetik ialah base oil-nya," kata Brahma saat acara Pertamina Lubricants Workshop yang digelar daring, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Beda Bahan Pembentuk Oli dan Gemuk

Kemasan baru Enduro 4T Racing 0,8 liter menjadi kabar gembira bagi pengguna motor dengan tangki oli mesin berukuran kecil. Pengguna motor tak perlu khawatir lagi dengan sisa kelebihan oli. (Dok. Humas Pertamina). Kemasan baru Enduro 4T Racing 0,8 liter menjadi kabar gembira bagi pengguna motor dengan tangki oli mesin berukuran kecil. Pengguna motor tak perlu khawatir lagi dengan sisa kelebihan oli. (Dok. Humas Pertamina).

"Base oil mineral adalah yang berasal dari pengolahan minyak bumi. Dari minyak bumi itu bisa menjadi banyak produk, seperti aspal dan lainnya," katanya.

"Kalau berasal dari minyak bumi kita menyebutnya base oil mineral. Mineral itu ialah proses pemurnian," jelas Brahma.

Sedangkan untuk oli sintetik bahan pembuatnya diolah dari senyawa kimia. 

"Kalau mineral proses pemurnian, kalau sintetik ialah reaksi kimia. Jadi kalau dicampur antara senyawa A dan B, menjadi C. Kalau base oil yang dibuat seperti ini kita sebutnya sebagai base oil sintetik," katanya.

Meski demikian kata Brahma, ada juga base oil sintetik yang berasal dari mineral. Bisa seperti itu karena kemajuan teknologi yang terus berkembang.

Baca juga: 8 Fungsi Pelumas Kendaraan

"Ada teknologi gass to liquid yaitu konversi gas jadi cairan. Gas-nya bisa berasal dari minyak bumi. Tapi hal itu sudah dua tiga kali proses, sudah jauh," katanya.

Oli motorotoengine.com Oli motor

Persentase

Brahma mengatakan, meski secara bahan pembuatan berbeda tapi tidak ada batasan berapa persentase base oil mineral dan sintetik sampai suatu pelumas dikategorikan sebagai sintetik.

"Artinya pelumas itu bisa disebut sintetik bukan berarti 100 persen sintetik," katanya.

"Kalau fully sintetik maka 100 persen sintetik, paling campurannya 0,00 berapa persen. Tapi ada istilah semi sintetik artinya campuran mineral dan sintetik," katanya.

"Saat ini tidak ada aturan yang mengatur soal hal itu. Jadi tergantung formulatornya," kata Brahma.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X