Penjualan Kawasaki Turun 43 Persen akibat Pandemi

Kompas.com - 22/02/2021, 09:22 WIB
Kawasaki W175 TR Foto: Kawasaki W175 TRKawasaki W175 TR

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memukul penjualan sepeda motor Indonesia. Tak terkecuali Kawasaki yang penjualannya terimbas cukup dalam sepanjang 2020.

Head & Sales Promotion Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Michael C Tanadhi mengatakan, penjualan Kawasaki sepanjang 2020 turun 43 persen ketimbang 2019.

"Tahun 2020 kemarin penjualan kami terkoreksi untuk wholessales (pabrik ke diler) sebesar 43 persen," kata Michael kepada Kompas.com, saat dihubungi pekan lalu.

Baca juga: Ragam Promo Beli Motor Baru di IIMS Virtual 2021

Warna baru Kawasaki KLX 150 untuk tahun 2021KMI Warna baru Kawasaki KLX 150 untuk tahun 2021

Meski demikian, Michael enggan mengungkap berapa pencapaian Kawasaki sepanjang 2020. Dia mengatakan, Kawasaki bukan pemimpin pasar sehingga angka tidak perlu diungkap.

Penurunan penjualan yang dialami Kawasaki setara dengan penurunan pasar sepeda motor nasional 2020. Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), wholesales roda dua turun 43,57 persen dari 2019.

Penjualan wholesales motor pada 2020 sebesar 4.361.008 unit. Dengan rincian, penjualan domestik sebesar 3.660.616 unit dan ekspor sebesar 700.392 unit.

"Target penjualan kita tahun ini (2021) naik sekitar 15 persen dari tahun lalu. Kami belum berani pasang target tinggi, takutnya kita overstock kalau produksi kita genjot," kata Michael.

Baca juga: Beli Motor Bisa DP 0 Persen, Ini Tanggapan Kawasaki dan Honda

Kawasaki Ninja 250cc 2019 dipamerkan di acara pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Kamis (1/11/2018). Pameran sepeda motor terbesar di Indonesia ini menghadirkan motor-motor keluaran baru dari berbagai merek, dan akan berlangsung hingga 4 November 2018.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Kawasaki Ninja 250cc 2019 dipamerkan di acara pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Kamis (1/11/2018). Pameran sepeda motor terbesar di Indonesia ini menghadirkan motor-motor keluaran baru dari berbagai merek, dan akan berlangsung hingga 4 November 2018.

Vaksin

Michael mengatakan, pihaknya berharap adanya vaksin Covid-19 bisa menggairahkan pasar. Apalagi saat ini pemerintah mulai mendistribusikan vaksin Covid-19.

Vaksin virus diyakini bisa memberi dampak berlanjut yang baik. Berakhirnya pandemi akan membuat roda ekonomi kembali bergerak dan salah satunya bisnis otomotif.

"Kami berharap adanya vaksin bisa kembali normal. Prosesnya di situ yang kita pantau terus, apakah perekomonian benar akan menggeliat kembali karena masih susah untuk rebound," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X