Volume Kendaraan dan Penumpang Angkutan Umum Naik Selama PPKM

Kompas.com - 05/02/2021, 07:22 WIB
Ilustrasi kepadatan lalu lintas. (Shutterstock) Ilustrasi kepadatan lalu lintas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan bahwa mobilitas masyarakat selama penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berangsur meningkat.

Klaim tersebut berdasarkan hasil evaluasi kebijakan terkait yang berlaku pada 11-31 Januari 2021 lalu, dimana terdapat peningkatan hingga 12,18 persen dibandingkan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 12 Oktober-1 November 2020.

"Tercatat, volume lalu lintas kendaraan bermotor naik 12,18 persen," ujar Syafrin, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: 5 Penyakit yang Dihadapi Pengemudi dan Berujung Kecelakaan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatur arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Senin (16/12/2019) KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatur arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Darmo, Surabaya, Senin (16/12/2019) 

Sementara untuk pengguna angkutan umum di periode sama naik 10,49 persen dengan rata-rata jumlah penumpang sebanyak 722.190 orang per hari.

Kendati demikian, Syafrin belum memastikan pembatasan kendaraan melalui ganjil genap segera berlaku di wilayah Ibu Kota. Hal serupa pun dipaparkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengamini pernyataan Presiden Joko Widodo yang menilai penerapan PPKM tidak efektif dalam menekan angka penularan Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Pentingnya Punya Garasi Sebelum Punya Mobil

ilustrasi lalu lintas Libur Tahun Baru 2021Jasa marga ilustrasi lalu lintas Libur Tahun Baru 2021

Hal itu Jokowi sampaikan melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (31/1/2020).

“Yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari, kita harus ngomong apa adanya ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya. Sehingga di beberapa provinsi Covid-nya tetap naik,” kata Jokowi.

Pasalnya, tambah Ariza, angka kasus Covid-19 di Jakarta tetap tinggi terlepas penerapan PPKM di Ibu Kota sejak 11 Januari lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.