Kompas.com - 04/02/2021, 10:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Trotoar adalah hak pejalan kaki. Tapi nyatanya banyak yang menjadikan trotoar sebagai tempat parkir. Ini dilakukan baik oleh mobil dan sepeda motor.

Seperti video yang dibagikan akun @jabodetabek.terkini dan viral di media sosial, memperlihatkan mobil Mercedes- Benz C200 yang sebagian bannya naik ke trotoar.

Baca juga: Kabur Saat Ada Razia, Pengemudi Bisa Kena Denda Rp 250.000

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jabodetabek Terkini (@jabodetabek.terkini)

 

"Geram aku tiap lewat trotoar situ selalu ada mobil akhlak less," tulis narasi video tersebut, dikutip Rabu (3/2/2020).

Untuk diketahui, pemilik kendaraan yang parkir di trotoar dapat ditindak oleh kepolisian setempat dengan denda atau bahkan pidana.

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menyatakan, mobil dan motor yang parkir di trotoar merupakan pelanggaran lalu lintas karena merenggut hak pejalan kaki.

"Sudah jelas bahwa trotoar itu bukan untuk tempat parkir, trotoar untuk pejalan kaki, fasilitas pejalan kaki itu salah satunya trotoar," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Polres Bitung Mulai Uji Coba ETLE Pekan Depan

Trotoar di sebrang Stasiun Cikini tampak gersang karena tak ditanami pohon, Kamis (19/11/2020).KOMPAS.com/Ihsanuddin Trotoar di sebrang Stasiun Cikini tampak gersang karena tak ditanami pohon, Kamis (19/11/2020).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pada pasal 45 disebutkan bahwa trotoar merupakan fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas.

Pada pasal 131 ayat 1 disebutkan pejalan Kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.

Pelanggaran mengenai pemakaian trotoar tertuang pada pasal 275 ayat 1. Pelanggar akan mendapat ganjaran pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.