Marc Marquez Dituding Berbohong Soal Insiden Buka Jendela

Kompas.com - 03/02/2021, 07:42 WIB
Marc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020 HRCMarc Marquez saat berlaga di GP Andalusia 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat MotoGP Carlo Pernat, membuat pernyataan yang cukup mengejutkan terkait cedera yang dialami pebalap Andalan Honda, Marc Marquez.

Pernat curiga, pebalap yang mendapat julukan The Baby Alien itu tidak jujur tentang penyebab cederanya.

Seperti yang sudah diketahui, Marc Marquez mendapatkan cedera patah tulang humerus kanan pada seri pembuka MotoGP 2020 di Jerez. Dirinya langsung menjalani operasi di Hospital Universitari Dexeus, Barcelona, untuk menanamkan plat titanium.

Baca juga: Ini Alasan Valentino Rossi Hanya Dikontrak Satu Tahun Oleh Petronas

Selang beberapa hari setelah melakukan operasi pertama, Marc Marquez nekat dan mencoba turun di MotoGP Andalusia. Namun, usai balapan di sesi latihan ketiga Marquez mendapati lengannya memar dan bengkak.

Saat hendak berlaga di MotoGP Ceko, Marquez justru kembali mengalami nasib buruk. Platnya patah saat Marquez mencoba membuka jendela rumah.

Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)MOHD RASFAN Marc Marquez saat sesi tes pra-musim di Sepang, Malaysia. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)

Terkait insiden terakhir, Pernat mengaku bahwa kini Honda mulai menginvestigasi cedera yang dialami Marquez secara lebih dalam hingga melakukan analisa secara rinci terhadap semua kelalaian yang mungkin terjadi di sekitar cedera Marquez.

Sebab, Pernat curiga, pelat operasi pertama Marquez rusak bukan karena terkait insiden buka jendela, melainkan karena pebalap berusia 27 tahun itu mengendarai motor tanpa diketahui oleh Honda.

"Honda sedang menyelidiki kejujuran Marquez, ini bukan soal keputusan dokter yang membiarkan dia membalap.“ ujar Pernat dikutip dari Motosan, Rabu (3/1/2021).

Baca juga: Vinales Optimistis Jadi yang Terbaik pada MotoGP 2021

“Saya jelaskan, Honda sedang melakukan investigasi soal insiden jendela, karena masalahnya mungkin tidak berasal dari sana. Saya pikir, Marc sempat naik motor dan Honda tidak mengetahui hal tersebut,” tambah Pernat.

Jika Marquez terbukti berbohong, bukan hanya nasib buruk di MotoGP 2021 yang akan diterimanya karena tidak bisa membalap lantaran cederanya. Namun, Marquez bisa saja terkena sanksi dari Honda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X