[POPULER OTOMOTIF] Cerita Ferrari Penuh Coretan | Daihatsu Rocky Lahir Tahun Ini di Indonesia?

Kompas.com - 18/01/2021, 06:02 WIB
Mobil Ferrari California milik Basuki Surodjo yang dipenuhi tanda tangan KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil Ferrari California milik Basuki Surodjo yang dipenuhi tanda tangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini mobil memang tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi, melainkan juga sebagai hobi serta gengsi sebagai tanda status sosial dan simbol kemapanan.

Tidak heran jika banyak kaum tajir melintir yang merogoh kocek untuk kendaraan mewah. Salah satunya adalah Basuki Surodjo (Cobaz), pebisnis di bidang IT yang memiliki supercar Ferrari California.

Namun ada yang unik dari tampilan supercar yang dimiliki pria berusia 43 tahun ini. Jika kebanyakan orang menginginkan mobil mewahnya terlihat mulus tanpa goresan sedikitpun, berbeda dengan Cobaz yang justru mencoret-coret bodi mobil Ferrari California-nya dengan berbagai macam tanda tangan.

Selain kabar soal Ferrari milik Cobaz, ada juga berita lain yang tidak kalah menarik. Misalnya soal kapan kedatangan Daihatsu Rocky di Indonesia. Berikut ini lima artikel terpopuler di Kompas otomotif pada Minggu 17 Januri 2021:

1. Cerita Ferrari Seharga Rp 2,8 Miliar yang Bodinya Penuh Coretan

Mobil Ferrari California milik Basuki Surodjo yang dipenuhi tanda tanganKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil Ferrari California milik Basuki Surodjo yang dipenuhi tanda tangan

Saat ini mobil memang tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi, melainkan juga sebagai hobi serta gengsi sebagai tanda status sosial dan simbol kemapanan.

Tidak heran jika banyak kaum tajir melintir yang merogoh kocek untuk kendaraan mewah. Salah satunya adalah Basuki Surodjo (Cobaz), pebisnis di bidang IT yang memiliki supercar Ferrari California.

Namun ada yang unik dari tampilan supercar yang dimiliki pria berusia 43 tahun ini. Jika kebanyakan orang menginginkan mobil mewahnya terlihat mulus tanpa goresan sedikitpun, berbeda dengan Cobaz yang justru mencoret-coret bodi mobil Ferrari California-nya dengan berbagai macam tanda tangan.

Baca juga: Cerita Ferrari Seharga Rp 2,8 Miliar yang Bodinya Penuh Coretan

2. Mengenal Istilah Masuk Angin pada Mobil Diesel dan Penyebabnya

Ilustrasi Mesin diesel 2.800 cc yang digunakan Toyota Land Cruiser Prado.bestcarweb.jp Ilustrasi Mesin diesel 2.800 cc yang digunakan Toyota Land Cruiser Prado.

Mobil mesin diesel memang memiliki beragam keunggulan dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin.

Selain terkenal tangguh, bertenaga besar mobil dengan bahan bakar solar ini juga memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.

Berbagai keunggulan inilah yang kemudian membuat masyarakat begitu menyukai mobil berbahan bakar solar ini.

Meski memiliki berbagai kelebihan, bukan berarti mobil mesin diesel ini bebas dari masalah.

Sebaliknya, mobil diesel ini mempunyai penyakit yang rentan menyerang dan sudah menjadi ciri khas yakni masuk angin. Tetapi, istilah masuk angin ini bukan seperti penyakit yang menyerang pada manusia.

Baca juga: Mengenal Istilah Masuk Angin pada Mobil Diesel dan Penyebabnya

3. Kabar Baru Soal Daihatsu Rocky di Indonesia, Tahun Ini Lahir?

Daihatsu Rocky telah resmi dijual di Jepang mulai harga Rp 226 jutadaihatsu.co.jp Daihatsu Rocky telah resmi dijual di Jepang mulai harga Rp 226 juta

Daihatsu tampaknya bakal meluncurkan Rocky pada tahun ini di Indonesia. Rumor ini berkembang setelah bocoran foto-fotonya yang berada dalam kamuflase tersebar beberapa waktu lalu.

Paling menarik tentu saja info soal komponen mesin atau crankshaft yang digunakan Rocky kabarnya sudah diproduksi di dalam negeri dan diekspor ke Jepang.

Di Malaysia, kehadiran Rocky juga semakin santer lewat merek Perodua. Dari sejumlah foto yang beredar terlihat bahwa SUV kompak ini tengah diangkut sebuah truk untuk dikirim ke sebuah tempat.

Baca juga: Kabar Baru Soal Daihatsu Rocky di Indonesia, Tahun Ini Lahir?

4. Benarkah Mobil Diesel Lebih Irit dan Bertenaga Dibanding Mesin Bensin?

Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU  34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Seorang petugas sedang mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU 34-16102 di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/10/2018).

Selama ini pasar kendaraan roda empat didominasi dengan dua pilihan jenis mesin yakni mesin diesel dan bensin.

Dua tipe mesin tersebut tentunya memiliki karakter yang berbeda, termasuk juga penggunaan bahan bakar serta cara kerjanya.

Selain perbedaan tersebut, mesin berbahan bakar solar dianggap memiliki beragam keunggulan dibandingkan mesin bensin.

Di antaranya memiliki tenaga yang lebih besar, lebih aman digunakan saat banjir hingga lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar.

Benarkah,mobil diesel lebih hemat dan bertenaga dibandingkan mesin bensin?

Baca juga: Benarkah Mobil Diesel Lebih Irit dan Bertenaga Dibanding Mesin Bensin?

5. Permintaan Turun, Xenia Tak Lagi Jadi Tulang Punggung Daihatsu

Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara Test drive Xenia 1.5L di Sibolga, Sumatera Utara

Daihatsu mencatat kontribusi penjualan Xenia menurun pada 2020. Padahal Low MPV kembaran Avanza ini biasanya merupakan tulang punggung penjualan di Indonesia.

Namun pada tahun lalu, Xenia hanya sanggup finis di urutan keenam dari jajaran mobil terlaris.

Xenia ada di bawah Grand Max MB, Ayla, Terios, Grand Max PU, dan Sigra yang laku sebanyak 26.219 unit atau berkontribusi 26,2 persen dari total penjualan Daihatsu.

Baca juga: Permintaan Turun, Keramika 2018 Hanya Diikuti Enam Produsen Lokal



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X