Jangan Jadi Biang Kerok, Sudah Tahu Etika Menyalip Kendaraan di Jalan?

Kompas.com - 14/01/2021, 10:22 WIB
Pengemudi motor wanita yang memaksa untuk menyalip kendaraan hingga terjatuh instagram.com/dashcamindonesiaPengemudi motor wanita yang memaksa untuk menyalip kendaraan hingga terjatuh

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendahului kendaraan lain atau menyalip sudah jadi pemandangan umum di jalan raya.

Namun perlu diketahui, kesalahan atau ketidaktahuan untuk mengambil tindakan terkait mendahului dan memberi jalan kendaraan lain bisa menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: Nissan Note e-Power Bakal Ramaikan Pasar Mobil Listrik Indonesia

Seperti contoh video yang sedang viral di media sosial saat ini. Belum diketahui secara pasti di mana kejadian tersebut, namun dalam rekaman video berdurasi 28 detik yang diunggah akun @dashcamindonesia itu, terlihat jelas motor yang dikendarai oleh seorang wanita menyalip kendaraan tanpa perhitungan.

Akibatnya, pengendara motor dari lawan arah tidak dapat mengindar sehingga menyebabkan pengendara motor wanita tersebut jatuh ke aspal. Lebih parahnya lagi, sang pengendara motor tidak mengenakan helm.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengingatkan, saat ingin menyalip kendaraan sebaiknya pengemudi mobil atau pengendara motor harus memahami aturannya terlebih dahulu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Semua pengguna jalan harus mematuhi rambu-rambu yang memberitahukan batas marka, kecepatan, dan adanya tikungan di depan dan lain-lain. Karena hal ini yang memandu pengendara agar lebih selamat,” ujar Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Sony melanjutkan, ketika pengendara sepeda motor ingin menyalip sebaiknya jangan hanya bermodal insting.

Ilustrasi motor menyalip mobilvisordown.com Ilustrasi motor menyalip mobil

“Jangan semuanya dikira-kira. Merasa kendaraan ramping, tapi bukan berarti semua kondisi muat dan pas dengan lebar motor. Tidak boleh memaksakan diri, pikirkan risiko terburuk badan jadi tumpuan kala kecelakaan terjadi,” ucapnya.

Tidak hanya pengemudi motor saja, setiap pengguna jalan yang sudah berada di jalan raya harus bersiap untuk kemungkinan terburuk. Karena kecelakaan bisa mengintai siapa saja dan kapan saja.

Baca juga: Mobil Keluaran Baru Sudah Dilengkapi APAR, Bagaimana Cara Pakainya?

Selain itu, ketika ingin menyalip kendaraan sebaiknya pastikan pandangan luas dan minim blind spot. Ketika keadaan benar-benar aman baru mendahului.

“Hindari menyalip di tikungan, dari sebelah kiri dan dipersimpangan. Pengemudi sebaiknya hilangkan ego untuk segera cepat sampai tempat tujuan, ingat keselamatan saat berkendara adalah prioritas,” kata Sony.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X