Mengenal Fungsi dan Cara Kerja Knock Sensor pada Sistem Injeksi

Kompas.com - 08/01/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi mesin mobil yang terendam banjir Kompas.com/DioIlustrasi mesin mobil yang terendam banjir

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu cara agar mesin kendaraan tidak menggelitik adalah dengan melakukan pengaturan waktu pembakaran (ignition timing) yang dilakukan oleh Electronic Control Unit (ECU) yang sudah banyak digunakan pada kendaraan saat ini.

Dalam upata tersebut, ECU tak bekerja sendiri. Ada knock sensor yang membantu ECU mengetahui saat mesin mengelitik.

Pada bahasan otopedia kali ini tim redaksi KompasOtomotif akan membahas mengenai fungsi dan cara kerja knock sensor.

Baca juga: Pehobi 2-Tak Bakal Bertahan Pakai Motor Meski Tak Lulus Uji Emisi

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, knock sensor merupakan salah satu sensor yang ada pada mesin injeksi EFI (Electronic Fuel Injection).

Knock sensor yang dipasang pada mesin berguna untuk mendeteksi jika terjadi knocking atau getaran. Serta memerintahkan ECU untuk memajukan dan memundurkan pembakaran beberapa derajat,” ucap Didi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/1/2021).

Knocking merupakan getaran yang berfrekuensi tinggi yang disebabkan oleh terjadinya ledakan atau pembakaran yang prematur di dalam ruang bakar silinder atau pembakaran yang bukan disebabkan oleh letupan bunga api busi. Biasanya disebabkan karena pengapian yang terlalu maju.

Cara kerja

Gambar A menunjukan proses pembakaran sempurna, sedangkan gambar B menunjukan proses engine knocking melalui pembakaran yang terlalu awal.uteke.blogspot.com Gambar A menunjukan proses pembakaran sempurna, sedangkan gambar B menunjukan proses engine knocking melalui pembakaran yang terlalu awal.

Saat mesin mengalami ketukan atau knocking maka akan terdeteksi oleh knock sensor. Selanjutnya, knock sensor akan mengirimkan data tersebut ke ECU sebagai inputan untuk diproses selanjutnya.

Untuk mendeteksi getaran atau knocking pada mesin maka knock sensor memakai komponen piezo electric. Komponen piezo electric ini akan mengirimkan signal output yang sebanding dengan getaran yang terjadi pada mesin.

Ketika ECU menerima data dari knock sensor maka ECU akan memerintahkan pengapian untuk dimundurkan beberapa derajat sampai tidak terjadi lagi knocking.

Baca juga: PSBB Ketat Jawa-Bali, Lalu Lintas Kendaraan Bakal Dibatasi?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X