Kompas.com - 04/01/2021, 16:12 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehilangan Surat Izin Mengemudi (SIM) kerap menjadi momok tersendiri bagi sebagian pengendara kendaraan bermotor di Indonesia. Terlebih, untuk Anda yang intens dalam melakukan perjalanan bersama mobil atau motor.

SIM sendiri merupakan syarat wajib yang harus dimiliki setiap warga negara saat berkendara di jalan raya. Bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan kepemilikan SIM kepada petugas saat razia, akan diganjar hukuman.

Lantas bagaimana bila dokumen penting tersebut hilang? Tenang saja, Anda tidak perlu melakukan pengurusan untuk penerbitan baru lagi. Hanya saja, ada beberapa tahapan yang patut dilalui.

Baca juga: Bikin SIM Baru Bisa Dilakukan di Luar Domisili?

Proses pengerjaan SIM kelilingStanly Proses pengerjaan SIM keliling
 

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Agung Permana mengatakan, untuk proses pembuatan SIM baru yang disebabkan karena hilang alurnya sama seperti melakukan perpanjangan.

Terpenting adalah data SIM yang hilang masih ada dan masa berlaku SIM tersebut belum habis atau masih aktif.

“Bisa dibuatkan duplikasinya, yang penting datanya masih ada dan SIM yang hilang masih berlaku. Kalau ada fotokopinya SIM yang hilang lebih bagus,” kata Agung kepada Kompas.com belum lama ini.

Ia menambahkan, pemohon SIM yang ingin membuat SIM baru dikarenakan hilang persyaratan utamanya ialah surat kehilangan dari kepolisian dan KTP asli.

Baca juga: Simak, Ini Ketentuan Bikin dan Perpanjangan SIM Gratis

Skema alur pembuatan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (12/11/2016).KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Skema alur pembuatan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (12/11/2016).
 

“Alurnya sama saat perpanjangan, jadi tidak ada tes lagi seperti tes teori atau pun praktik tidak ada,” katanya.

Kemudian untuk biaya yang harus dibayarkan sama seperti ketika melakukan perpanjangan SIM sesuai dengan jenis SIM yang akan dibuat sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah No.60/2016.

Yakni, sebesar Rp 80.000 untuk SIM A dan SIM B serta Rp 75.000 untuk SIM C. Sementara pemohon SIM D akan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000. Besaran biaya ini belum diakumulasi dengan biaya asuransi dan kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.