Pujian Dovizioso kepada Stoner sebagai Pebalap MotoGP

Kompas.com - 04/01/2021, 08:42 WIB
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).
DOK. DUCATIPebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari sekian banyak pebalap MotoGP yang masih berkompetisi atau sudah keluar, Andrea Dovizioso menyebut satu nama pebalap yang menurutnya paling bertalenta. Bukan Valentino Rossi atau Marc Marquez, melainkan Casey Stoner.

Kedua pebalap ini sama-sama pernah berada di Ducati. Dovi menghabiskan delapan musim, tetapi hanya berhasil meraih 14 kemenangan.

Baca juga: Motor Balap Casey Stoner Dijual Nyaris Rp 8 Miliar

Sementara itu, Stoner hanya empat musim di Ducati. Namun, dia berhasil meraih satu kali juara dunia dan satu kali runner-up. Maka dari itu, Dovi menganggapnya pebalap paling bertalenta.

Casey Stoner dan Valentino Rossi di podium juara pada MotoGP Laguna Seca 2008.AFP/GABRIEL BOUYS Casey Stoner dan Valentino Rossi di podium juara pada MotoGP Laguna Seca 2008.

"Dia pebalap paling bertalenta sejauh ini. Tetapi, di luar bakat, ada bagaimana dia berhasil melakukannya. Anda tidak bisa mengatakan tentang Valentino bahwa dia tidak berbakat, tapi dia punya metode, dan dia meraih hasil," ujar Dovi, dikutip dari Autosport.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dovi menambahkan, Stoner langsung tampil kompetitif sedari awal. Talenta tersebut, menurut Dovi, membuat pebalap lain menjadi terlihat buruk.

Baca juga: Stoner Bilang Quartararo, Vinales, dan Dovi Terburuk Performanya

Akan tetapi, Dovi juga tak menutup kemungkinan bahwa Marc Marquez merupakan pebalap yang bertalenta. Namun, menurut Dovi, masih tetap sedikit lebih bertalenta Stoner dibandingkan Marquez.

"Semua yang dia raih dengan caranya telah membuat saya memutuskan bahwa Casey sedikit lebih bertalenta. Tetapi, sulit bagi saya untuk mengatakannya seperti itu, jujur saja," kata Dovi.

Stoner pensiun sebagai pebalap MotoGP di akhir musim 2012 pada usia 27 tahun. Pebalap asal Australia tersebut meraih dua kali gelar juara dunia. Satu kali saat di Ducati pada musim 2007 dan satu lagi saat di Honda pada musim 2011.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X