Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/12/2020, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesin sepeda motor membutuhkan panas di suhu tertentu agar dapat bekerja secara optimal. Namun, jika terlalu panas pun tidak baik, dapat terjadi overheat dan membuat motor mogok.

Untuk menjaga performa mesin tetap dalam kondisi prima, maka penting untuk menjaga kondisinya, termasuk juga sistem pendinginnya. Umumnya, motor memiliki dua sistem pendingin, yakni udara dan air.

Baca juga: Libur Panjang di Rumah Aja, ini Cara Mudah Ganti Air Radiator Sendiri

Sistem pendingin air alias radiator banyak digunakan pada motor-motor berkapasitas 150 cc ke atas, baik motor bebek, skuter matik (skutik), atau motor sport.

Ilustrasi radiator pada sepeda motorIstimewa Ilustrasi radiator pada sepeda motor

Ade Rohman, Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), menjelaskan, radiator pada mesin kendaraan roda dua mempunyai fungsi yang sangat vital, yaitu menjaga kondisi mesin agar tetap stabil.

“Jika radiator sudah mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan mesin mengalami panas berlebih atau overheat, serta dampak lain yang yang ditimbulkan yaitu kerusakan pada Cylinder Comp atau pun bagian lainnya. Oleh karena itu, kondisi radiator ini harus dijaga agar tetap awet dan bisa berfungsi secara optimal,” ujar Ade, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Abai Periksa Radiator Jadi Penyebab Utama Mesin Overheat

Ade menambahkan, periksa secara rutin ketinggian permukaan air coolant di dalam tabung reservoir. Ketinggian air coolant di dalam reservoir harus selalu berada di antara garis upper dan lower.

Namun, perlu diperhatikan proses pemeriksaannya, yakni suhu mesin harus dalam kondisi dingin dan sepeda motor berada pada posisi standar tengah.

“Jika kapasitas air coolant di dalam reservoir tank kurang dari standar, tambahkan cairan khusus air choolant sampai ke batas garis upper,” kata Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.