Tren Pasar Mobil Bekas 2021, Peminat Cenderung Meningkat

Kompas.com - 19/12/2020, 13:22 WIB
Mobil bekas di WTC Mangga Dua KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil bekas di WTC Mangga Dua
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Lewat studi ‘Used Cars Industry Behavior Shift’, OLX Autos menyimpulkan beberapa hal terkait kondisi pasar mobil bekas pada 2021. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Namun karena kondisi itu juga, masyarakat akan cenderung memilih mobil pribadi ketimbang transportasi umum untuk mendukung aktivitas.

Sementara dari sisi penjual, transaksi jual beli mobil bekas tampaknya akan bergeser ke platform digital. Selain itu, konsumen mobil bekas akan cenderung memilih transaksi lebih aman dengan one-stop shop end-to-end services.

Baca juga: Anomali Mobil Elektrifikasi di Tengah Pandemi

Deretan mobil bekas yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Deretan mobil bekas yang dijual di diler Ciliwung Motor, Kelapa Dua, Depok, Selasa (13/2/2018).

Pasar mobil bekas juga diprediksi akan berkembang dan menciptakan tren bentuk bisnis baru seperti car subscription.

Termasuk juga semakin meluasnya pilihan masyarakat terhadap mobil hybrid atau listrik yang mendapat dukungan pemerintah dalam rangka mengurangi emisi karbon.

Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia, mengatakan, kondisi ini membuat pelaku industri menyesuaikan kebutuhan konsumen dengan memberikan transaksi yang lebih aman.

Baca juga: Sosialisasi buat Penumpang Bus AKAP Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Antigen

Ilustrasi membeli mobilTorwaiphoto Ilustrasi membeli mobil

“Kami yakin perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih membeli mobil pribadi karena faktor keamanan dan anggaran berpotensi mempengaruhi pertumbuhan pasar mobil bekas yang lebih besar,” ucap Johnny, dalam keterangan resmi (18/12/2020).

OLX Autos mencatat, pada masa awal pandemi hanya 33 persen orang yang menggunakan kendaraan pribadi untuk kegiatan sehari-hari. Tapi saat ini sudah ada 42 persen yang memilih menggunakan mobil sendiri.

Adapun persentase responden yang ingin membeli mobil saat awal pandemi hanya sebesar 22 persen. Sementara saat ini, sebanyak 52 persen responden menyatakan keinginannya untuk beli mobil.

Baca juga: Kapan Momen Pakai Klakson atau Lampu Dim untuk Komunikasi di Jalan?

Lapak Mobil tawarkan jasa titip jual mobil bekas di WTC Mangga Dua.KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Lapak Mobil tawarkan jasa titip jual mobil bekas di WTC Mangga Dua.

Kondisi ini turut membuat diler-diler mobil memberikan layanan baru berupa free test drive di rumah dan juga pertemuan secara pribadi.

Ke depannya, lebih dari responden percaya pergerakan ekonomi Indonesia akan kembali normal pada paruh kedua 2021.

Para diler juga meyakini kondisi pasar mobil bekas akan membaik seiring dengan optimisme terhadap perkembangan dunia kesehatan dalam menanggulangi pandemi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X