Kompas.com - 19/12/2020, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan suplai listrik yang cukup bagi infrastruktur Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia.

Komitmen ini disampaikan untuk mendukung program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan pemerintah.

“Melalui public launching ini, PLN siap mendukung era KBLBB dan PLN memastikan penyediaan infrastruktur kelistrikan melalui pembangunan SPKLU,” ujar Zulkifli Zaini, Direktur Utama PT PLN, dalam keterangan resmi (18/12/2020).

Baca juga: Anomali Mobil Elektrifikasi di Tengah Pandemi

SPKLU Tesla di Mall Pacific PlaceKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda SPKLU Tesla di Mall Pacific Place

Untuk diketahui, saat ini PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU milik perseroan dan 2 unit SPKLU yang menjadi proyek percobaan dengan para mitra.

PLN juga meluncurkan platform digital charge.in dalam pengembangan, yang diharapkan dapat menjadi platform tunggal untuk seluruh SPKLU di seluruh Tanah Air.

Dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Baca juga: Mengapa Truk dan Bus Jarang Gunakan Lajur Paling Kiri di Tol?

Pertamina resmikan SPKLU komersial pertamanya di FatmawatiPertamina Pertamina resmikan SPKLU komersial pertamanya di Fatmawati

Disebutkan bahwa perusahaan yang akan membangun fasilitas SPKLU mesti memiliki izin usaha penyedian tenaga listrik (IUPTL).

Aturan tersebut menjelaskan bahwa badan usaha tidak perlu mendapatkan izin dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam membangun SPKLU dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Artinya, selain dikelola oleh pemerintah, penyediaan infrastruktur kendaraan listrik juga terbuka bagi kalangan swasta.

Saat ini perusahaan penyedia SPKLU terbilang masih sedikit. Pertamina misalnya, baru mengoperasikan SPKLU komersial pertamanya pada 10 Desember lalu di SPBU yang berada di Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.