Padamkan Mobil Terbakar, Begini Teknik Menggunakan APAR

Kompas.com - 02/12/2020, 18:56 WIB
Ilustrasi alat pemadam api ringan (APAR) Gridoto.com/Radityo HerdiantoIlustrasi alat pemadam api ringan (APAR)
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Peristiwa mobil terbakar bisa terjadi di mana saja. Untuk mengurangi risikonya, pemilik kendaraan diimbau menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang disimpan di mobil.

Unit Manager Communication, Relationship & CSR PT Pertamina (Persero) Eko Kristiawan, mengatakan, penggunaan APAR dapat mencegah peristiwa kebakaran membesar dan menjalar ke tempat lain.

Namun dalam menggunakan APAR, ternyata tidak bisa sembarangan. Pengguna APAR harus memperhatikan beberapa hal, agar piranti ini efektif memadamkan api.

Baca juga: Viral Video Yaris Tabrak Motor, Ini Alasan Jangan Menyalip di Tikungan

Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).Dok.Polres Kediri Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).

Menurut Eko, hal terpenting saat menggunakan APAR adalah mengetahui arah gerak api dari tiupan angin.

“Jadi untuk memadamkan api harus membelakanginya. Itu akan lebih cepat dan efektif memadamkan api,” ujar Eko, kepada Kompas.com (2/12/2020).

Sementara, jika disemprot dari arah depan atau melawan tiupan angin, titik api malah meluas atau bisa membuat titik baru.

“Biasanya kalau panik kita semprotkan saja ke arah nyala api, padahal itu bukan titik utamanya. Yang efektif harus langsung fokus ke titik api,” kata Eko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X