General Motors Serius Garap Mobil Listrik, Hadirkan 30 Model Baru

Kompas.com - 30/11/2020, 17:11 WIB
General Motors guardian.co.ukGeneral Motors
|

JAKARTA, KOMPAS.com - General Motors (GM) sangat berambisi untuk memenangi persaingan pasar kendaraan listrik alias electric vehicle secara global dalam satu dekade ke depan.

Bahkan, pabrikan asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan telah menyiapkan sedikitnya 30 model baru mobil listrik sampai lima tahun mendatang atau 2025.

"Perubahan iklim industri otomotif itu nyata dan kami ingin menjadi bagian dari solusi mobilitas masa depan dengan menempatkan semua orang pada kendaraan listrik," kata CEO GM Mary Barra dikutip Carscoops, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Ford Ingin Buat Baterai Kendaraan Listrik Secara Mandiri

Mobil konsep listrik terbaru GM, menyasar pada level konsumen yang lebih luas.Inautonews Mobil konsep listrik terbaru GM, menyasar pada level konsumen yang lebih luas.

Mobil listrik itu semuanya akan tersedia pada merek-merek di bawah GM seperti Cadillac, GMC, Chevrolet, maupun Buick. Adapun persebarannya nanti, dua pertiganya akan menyasar pasar Amerika Utara.

Untuk diketahui, GM telah menciptakan keunggulan dalam teknologi baterai kendaraan listrik melalui teknologi Ultium yang praktis dan fleksibel. Melalui baterai itu, mobil listrik mampu menempuh jarak sejauh 450 mil atau 727 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.

Ultium sudah mewakili pencapaian tonggak dalam bidang elektrifikasi, dengan biaya paket baterai hampir 40 persen lebih rendah daripada yang ada di Chevrolet Bolt EV. Terlepas dari pandemi, pekerjaan GM pada EV akan dipercepat.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Mobil Bekas Mulai Naik

General motorIstimewa General motor

Sekarang, hanya delapan bulan setelah teknologi tersebut pertama kali diungkapkan, GM memproyeksikan bahwa paket Ultium generasi kedua, yang diperkirakan siap pada pertengahan dekade ini.

Menariknya, pabrikan mengklaim harga baterai akan 60 persen lebih murah daripada yang digunakan pada mobil listrik saat ini dengan kepadatan energi dua kali lipat.

Pada kesempatan sama, Mary juga menyatakan bakal meningkatkan komitmen keuangannya untuk pengembangan mobil listrik dan otonom GM menjadi 27 miliar dollar AS atau sekitar Rp 380 triliun. Nilai ini naik 20 miliar dolar dibanding rencana semula sebelum pandemi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X