Momen Haru Perpisahan Valentino Rossi dengan Yamaha

Kompas.com - 22/11/2020, 22:33 WIB
Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP) LLUIS GENEValentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gelaran seri terakhir MotoGP 2020 Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Partimao, Minggu (22/11/2020) diwarnai haru perpisahan pebalap veteran Valentino Rossi dengan tim pabrikan Yamaha.

Untuk diketahui, Valentino Rossi mulai bergabung dengan tim Yamaha sejak tahun 2004-2010 setelah kepindahannya dari tim Repsol Honda HRC pada tahun 2003.

Pebalap asal Italia tersebut memutuskan meninggalkan tim Repsol Honda HRC dan memilih bergabung bersama tim Yamaha, yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey.

Baca juga: Hasil MotoGP 2020, Oliveira Juara di Kandang Sendiri, Rins Mogok

Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Mick Doohan dan Alex Criville.

Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR-M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di MotoGP saat itu, RC211V milik Honda.

Selama berkiprah dengan tim Yamaha, Valentino Rossi berhasil merebut juara dunia pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009.

Bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan ia berhasil mengalahkan musuh bebuyutannya Max Biaggi. Meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat, dirinya berhasil naik podium dengan motor Yamaha yang terakhir naik podium pada tahun 1992.

Baca juga: Hasil Moto2 GP Portugal, Enea Bastianini Juara Dunia Moto2

Pada musim 2011, pebalap berusia 41 tahun ini memutuskan untuk pindah ke Ducati. Namun, saat dirinya di Ducati, Valentino Rossi sedikit mengalami kemunduran dalam hal performa di lintasan hingga memaksanya kembali ke Yamaha pada tahun 2013 sampai sekarang.

Sejak kembali di tahun 2013, Valentino Rossi belum berhasil merebut kembali gelar juara dunianya bersama tim pabrikan Yamaha.

Kini pebalap yang berhasil memenangkan juara dunia 9 kali itu harus mengucapkan perpisahan kepada tim pabrikan Yamaha yang telah membesarkannya.

Sebab, pada seri mendatang dirinya akan membela tim satelit Petronas Yamaha SRT dan bersanding dengan Franco Morbidelli.

Baca juga: Persaingan Sengit Menuju Juara Baru MotoGP 2020 Tanpa Marc Marquez

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X