Daihatsu Optimistis Masih Jadi Merek Terlaris Kedua Tahun Ini

Kompas.com - 20/11/2020, 09:22 WIB
Booth Daihatsu di POMA 2014 Astra Daihatsu MotorBooth Daihatsu di POMA 2014

JAKARTA, KOMPAS.com – Jelang akhir tahun 2020, penjualan mobil di Tanah Air mulai mengalami perbaikan. Apalagi pada kuartal kedua yang lalu, penjualan mobil sempat mengalami capaian terendah karena pandemi Covid-19.

Penjualan dari bulan ke bulan pun mulai mencatatkan hasil yang positif, meskipun masih jauh dari kata pulih dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang pada Januari-Oktober 2020, secara wholesales meraih 77.471 unit.

Sementara secara retail sales mencapai 81.623 unit atau meningkat 16,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Kasus Ayla Tabrak CBR1000RR, Ingat Lagi Pentingnya Jaga Emosi

Daihatsu Gran Max Pikap Daihatsu Gran Max Pikap

Capaian ini membuat Daihatsu meraih 18 persen pangsa pasar sampai Oktober 2020, dan bertahan menempati urutan kedua dalam perebutan merek otomotif terlaris secara nasional.

Sedangkan untuk urutan pertama masih dihuni Toyota dengan pangsa pasar 31,4 persen, dan urutan ketiga ada Honda dengan pangsa pasar 13,7 persen.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), mengatakan, pemulihan pasar otomotif juga sejalan dengan pemulihan perekonomian Indonesia secara bertahap.

Baca juga: Ganti Rugi Honda CBR1000RR SP, Harganya Setara Enam Unit Daihatsu Ayla

Daihatsu Sigra Facelift 2019KOMPAS.com/Ruly Daihatsu Sigra Facelift 2019

Menurutnya laju pertumbuhan ekonomi yang baik tercermin pada PDB (Produk Domestik Bruto) secara YoY (Year in Year), walaupun memasuki kondisi resesi, tapi terjadi peningkatan positif.

“Di mana pada kuartal kedua berada di -5,32 persen, menjadi -3,49 persen pada kuartal ketiga. Meski masih minus tapi tidak separah perolehan pada kuartal kedua,” ujar Hendrayadi, dalam webinar (19/11/2020).

Sementara itu, Hendrayadi juga mengatakan bahwa menurut laporan yang dikeluarkan lembaga internasional seperti WEO – IMF (World Economy Outlook – International Monetary Fund) pada Oktober 2020.

Baca juga: Dishub DKI Mewajibkan Angkot Jak Lingko Konsumsi Pertalite

Ilustrasi Daihatsu Indonesia. Ilustrasi Daihatsu Indonesia.

“Persentase penurunan ekonomi Indonesia sebesar -1,7 persen, dapat dikatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia relatif lebih baik dibandingkan kondisi perekonomian negara lainnya,” ucap Hendrayadi.

Hendrayadi juga mengatakan, dengan capaian ini pihaknya masih optimistis mematok target berada di posisi kedua merek otomotif terlaris dengan pangsa pasar minimal 17 persen hingga akhir tahun.

“Kami bersyukur penjualan Daihatsu hingga Oktober tetap mencatatkan hasil positif. Kami berharap peningkatan penjualan di sektor otomotif dapat membantu pemulihan perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X