Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dishub DKI Mewajibkan Angkot Jak Lingko Konsumsi Pertalite

Kompas.com - 19/11/2020, 09:02 WIB
Dio Dananjaya,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Wacana kenaikan harga BBM jenis Premium yang rencananya akan dilakukan pada 2021, mulai ditanggapi sejumlah pihak.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta misalnya akan terus mendorong transportasi umum untuk beralih menggunakan Pertalite.

M Wildan Anwar, Kepala Seksi Bidang Pengendalian dan Operasional Sudinhub Jakarta Barat, mengatakan, saat ini masih ada angkot di wilayah DKI Jakarta yang mengonsumsi BBM jenis Premium.

Baca juga: Khusus Warga DKI, Beli Mobil Baru Wajib Sertakan Surat Punya Garasi?

Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, di Bali, Selasa (26/8/2014).AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, di Bali, Selasa (26/8/2014).

“Kami amati angkot-angkot masih pakai Premium. Namun, kita dukung ke depan dengan Jaklingko yang kita sudah atur dan kita mewajibkan konsumsi Pertalite minimal,” ujar Wildan, dalam diskusi virtual (18/11/2020).

“(Pengguna Premium) Untuk kalangan angkot wilayah-wilayah kecil misalnya, tidak lebih dari 10 persen,” katanya.

Menurut Wildan, angka tersebut terbilang kecil. Apalagi ketersediaan SPBU yang menyediakan Premium sudah semakin sedikit.

Baca juga: Setelah Tesla, LG Chem Siap Tanda Tangan dengan Indonesia

angkot di jakartagridoto.com angkot di jakarta

Apalagi wilayah DKI Jakarta sudah memiliki aturan untuk mendukung program ramah lingkungan. Seperti Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

“Untuk mempercepat hal ini, kami melakukan kebijakan peremajaan kendaraan bermotor sebanyak 10.047 unit,” ucap Wildan.

“Dalam hal ini kita kaitkan dengan Jaklingko akan segera kita realisasikan dalam tahun 2020,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com