Motor Listrik Hasil Konversi Bisa Urus STNK dan Pakai Pelat Biru

Kompas.com - 18/11/2020, 14:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mengeluarkan regulasi mengenai konversi motor bensin ke listrik. Peraturan tersebut juga mengatur soal uji tipe motor.

Direktur Sarana Transportasi Jalan, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Pandu Yunianto, mengatakan, motor hasil konversi yang lulus uji tipe akan mendapat sertifikat uji tipe konversi.

Baca juga: Kemenhub Sebut Regulasi Konversi Motor Listrik untuk Jamin Keselamatan

Motor Listrik Modifikasi di IEMS 2019KOMPAS.com/Gilang Motor Listrik Modifikasi di IEMS 2019

Sertifikat itu kemudian bisa digunakan untuk mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) perubahan yang baru. Artinya motor tetap akan legal dikendarai di jalan raya.

"Jadi tahapannya kalau itu sudah dikonversi kemudian diuji, uji persyaratakan teknis dan layak jalan nanti bakal dikeluarkan sertifikat uji tipe konversi. Sertifikat ini yang nanti akan dijadikan dasar untuk perubahan STNK," kata Pandu kepada Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Pandu mengatakan, STNK motor hasil konversi pada dasarnya tidak jauh beda dengan STNK sebelumnya. Hanya saja bakal ada perubahan keterangan seperti di bahan bakar dan lainnya.

Baca juga: Tarif Uji Tipe untuk Konversi Motor Listrik Belum Ditetapkan

Pelat nomor kendaraan listrik resmi diberikan warna biru.screenshot @gesits Pelat nomor kendaraan listrik resmi diberikan warna biru.

"Karena nomor rangkanya kan tetap sama, nomor rangkanya masih melekat di STNK lama, hanya nanti dilakukan perubahan, disebutkan yang semula bahan bakarnya adalah bensin nanti diganti listrik," katanya.

Pandu mengatakan, karena statusnya berubah menjadi motor listrik bertenaga baterai maka motor listrik hasil konversi juga akan memakai pelat nomor strip biru yang sudah diwacanakan sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.