Motor Sering Kehabisan Bensin Bisa Rugi Jutaan Rupiah

Kompas.com - 18/11/2020, 11:22 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilik kendaraan yang memiliki kebiasaan telat mengisi bahan bakar minyak (BBM) sebaiknya berhati-hati, sebab bisa berakibat fatal dan merusak beberapa komponen karena pompa bahan bakar dipaksa untuk bekerja.

Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, jika itu sudah terjadi maka pemilik harus mengeluarkan kocek yang cukup mahal untuk melakukan pergantian.

“Motor yang sering kehabisan bensin, sedikit banyak akan memengaruhi usia fuel pump atau pompa bahan bakar. Karena komponen ini fungsinya menyalurkan bensin ke mesin,” ujar Endro saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/11/2020).

Baca juga: Tak Ingin Celaka, Ingat Lagi Etika Mengemudi di Persimpangan

Ketika bensin yang disalurkan ke mesin sedikit atau bahkan habis, maka beberapa komponen penting di sana bisa berkarat.

Berselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi Fachri Fachrudin Berselang beberapa detik setelah kontak diposisikan on, maka indikator akan mati dan speedometer kembali pada posisi nol. Inilah waktu yang tepat menyalakan motor injeksi

Endro menjelaskan, bensin juga sebagai pendingin pompa. Pada saat bensin habis kotoran yang mengendap di dalam tangki motor akan mudah diisap oleh pompa bahan bakar. Sehingga, motor akan mengalami brebet sesaat bahan bakarnya ingin habis.

"Jadi ketika bensin sudah tidak ada, kerja komponen tersebut jadi lebih berat dan cepat panas. Sehingga, akan timbul kerusakan di sana,” katanya.

Baca juga: Permintaan Campervan Malah Bertambah di Kala Pandemi

Endro menyarankan jika sudah waktunya isi BBM, sebaiknya langsung saja. Jangan tunggu sampai motor tidak bisa dinyalakan kembali.

Adapun biaya perbaikan fuel pump beragam, mulai dari Rp 500.000 hingga jutaan tergantung tipe dan jenis motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.